Selasa, 14 Juli 2009

Kiat Menjalankan Marketing Zaman Ini

Menghadapi perubahan yang berarti di zaman ini, teknik pemasaran juga mesti memperhatikan beberapa hal penting.

"Anda harus lebih fokus budaya setempat, harus punya penghargaan yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai yang berlaku," kata Philip Kotler dalam Seminar Marketing in Turbelent Times di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (27/5)


Selain itu, ada 7 kiat yang layak diperhatikan menurut Kotler, antara lain:

1. Perusahaan mesti memberikan pelayan yang terbaik

2. Harus menjual pengalaman, emosi dan karya otentik

3. Harus membangun hubungan yang baik pada konsumen

4. Harus punya relasi dengan media, blogg, dan situs-situs pertemanan yang melibatkan banyak orang atau komunitas

5. Harus mampu mengembangkan dengan cepat sistem dan perencanaan

6. Harus mampu mengukur hasil-hasil dan akuntabilitas perusahaan

7. Harus menyeimbangkan penghargaan kepada para pemegang saham

kompas.com

Pentingnya Sebuah Logo

DALAM 30 detik silakan tuliskan minimal lima logo produk yang Anda ingat atau yang pernah Anda lihat (produk apa saja). Mengapa Anda mengingat logo produk tersebut?
Biasanya,orang mengingat logo antara lain karena bentuknya yang unik/menarik, mudah dilihat atau dibaca,dan bentuk atau tulisannya mudah diingat. Menurut Anda,apa pentingnya logo dalam suatu perusahaan?

Dan apa hubungannya dengan Marketing Revolution? Menurut saya, logo antara lain mempermudah kita untuk mengingat sesuatu. Karena pada dasarnya manusia lebih mudah mengingat gambar.

Oleh karena itu, secara umum biasanya kita lebih mudah mengingat wajah seseorang dari pada mengingat namanya. Maka, untuk melakukan branding, sebuah perusahaan katakanlah produsen minuman akan mematenkan botolnya, bentuknya, dan lain-lain yang bisa menunjukkan kekhasan suatu produk. Tak mengherankan bila terkadang orang lebih mengingat botolnya atau bentuk produknya, tetapi kadang lupa apa nama produknya.

Oleh karena itu,supaya produk kita lebih mudah diingat oleh konsumen, selain bentuk desain produknya yang unik, juga diperlukan bentuk logo yang menarik, mudah dibaca atau dilihat, dan mudah diingat. Hal ini bertujuan agar konsumen tidak mudah salah pilih dengan produk lainnya (gara-gara bentuk produknya hampir sama dengan produk kita, padahal logonya berbeda). Misalnya saja, karena samasama produk air dalam kemasan, bentuk botolnya hampir sama, terkadang orang lupa apa merek atau bagaimana logonya produk tersebut.

Maka, kita perlu mendesain logo sejak awal dengan perhitungan yang matang antara lain mempunyai unsur menarik,mudah dibaca atau dilihat, dan mudah diingat. Ini juga berkaitan dengan pilihan warna, tipe huruf, dan komposisi bentuk. Jika kita ingin memberikan penawaran yang sensasional, orang akan mudah mengingat produk kita dan membelinya (tidak tertukar dengan produk yang lain). Cukup banyak perusahaan yang mendesain logo hanya karena bentuknya dianggap ?indah/ menarik? saja, tapi tidak mempertimbangkan faktor mudah dilihat/ dibaca dan mudah diingat.Ketika produk dipasarkan,konsumen cukup banyak yang lupa apa nama produknya, bagaimana logonya.

Mungkin konsumen pertama kali akan membeli produk itu, namun karena lupa merek atau logonya, di kemudian hari bisa saja terjadi mereka membeli produk kompetitor yang logonya lebih mudah diingat. Perlu diperhatikan pula,dalam membuat logo, baik logo produk atau perusahaan, kita harus mempertimbangkan faktor teknis desainnya. Sebagai contoh, bagaimana jika logo diletakkan di kop surat, amplop, brosur atau mungkin dalam beberapa bentuk/media lain yang lebih kecil, misalnya di kartu nama, bolpoin, pensil.

Jangan lupa, pertimbangkan juga apakah logonya masih terlihat dengan jelas? Apakah desain logonya masih bisa dipertahankan komposisinya (bentuk, warna, dan tipe hurufnya)? Bila logonya terlalu rumit, kemudian diaplikasikan dalam media yang kecil, biasanya logo menjadi terlihat tidak jelas.

Maka, kita tidak jarang melihat perusahaanperusahaan/ produk yang mengganti logonya (bahkan dengan biaya yang sangat tinggi) supaya logonya menjadi lebih baik (memberi arti yang lebih positif), lebih menarik, mudah dilihat, mudah dibaca, dan mudah diingat. Jika Anda belum telanjur membuat logo suatu produk/ perusahaan Anda, pertimbangkan kembali faktor-faktor tersebut. (*)

TUNG DESEM WARINGIN
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005 (Koran SI/Koran SI/rhs)
okezone.com

Agen Asuransi, Peluang Karier Menjanjikan

Sebesar apakah kebutuhan industri asuransi terhadap agen asuransi jiwa? Semua itu bergantung pada intensitas pertumbuhan bisnis asuransi di masa yang akan datang. Data empiris menunjukkan


bahwa ruang gerak pertumbuhan sektor asuransi di Indonesia terbuka sangat lebar.Tren ini terlihat dari pertumbuhan penjualan polis asuransi jiwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir (hingga akhir 2007).

Sebesar apakah kebutuhan industri asuransi terhadap agen asuransi jiwa? Semua itu bergantung pada intensitas pertumbuhan bisnis asuransi di masa yang akan datang. Data empiris menunjukkan bahwa ruang gerak pertumbuhan sektor asuransi di Indonesia terbuka sangat lebar.Tren ini terlihat dari pertumbuhan penjualan polis asuransi jiwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir (hingga akhir 2007).

Menurut data Biro Perasuransian, perusahaan-perusahaan asuransi jiwa di Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan premi bruto sebesar 36,16 persenper tahun selama periode 2003?2007.Kalau pada 2003 total akumulasi premi sebesar Rp13, 6 triliun, jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp45, 5 triliun pada 2007. Ini raihan pertumbuhan yang melebihi pertumbuhan premi bruto di negara-negara Asia.

Pada kuartal IV-2008, catatan AAJI menunjukkan bahwa persentase pertumbuhan tersebut memang mengalami perlambatan sebagai akibat dari pelemahan kinerja pasar modal karena terjadi krisis keuangan global. Pasar asuransi jiwa nasional pun terkena imbasnya. Dalam beberapa waktu terakhir, kontraksi indeks bursa telah menekan pertumbuhan dua jenis produk asuransi jiwa yakni premi tunggal maupun unit-link, yang notabene merupakan produk penggerak pertumbuhan asuransi jiwa. Meskipun demikian, saat ini pasar asuransi jiwa nasional mulai menggeliat kembali seiring dengan membaiknya kondisi pasar modal kita.

Kalaupun persentase pertumbuhan premi bruto asuransi jiwa di negara kita cukup tinggi, penetrasi asuransi nasional diharapkan masih akan bertumbuh jauh lebih cepat dari pencapaian sebelumnya. Ruang pertumbuhan asuransi jiwa di negara kita jauh lebih besar ketimbang peluang penetrasi di negara-negara Asia.Menurut data Swiss Re, persentase premi asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia pada 2007 sebesar 1,1 persen.

Secara komparatif, persentase ini jauh lebih kecil ketimbang besaran persentase di negara lain, misalnya Hong Kong 10,6 persen, Jepang 9,6 persen, Singapura 6,2 persen, India 4 persen, dan Malaysia 3,1 persen. Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan industri asuransi jiwa di Indonesia amat terbuka lebar, dan itu berarti kebutuhan tenaga agen asuransi akan terus bertambah! Ke depannya, kebutuhan tenaga agen asuransi jiwa sangatlah bergantung pada harapan pertumbuhan bisnis asuransi di masa yang akan datang.

Berdasarkan tren laju perkembangan industri asuransi jiwa tersebut, jumlah agen yang dibutuhkan akan terus berkembang. AAJI mencatat bahwa jumlah agen asuransi jiwa di Indonesia sebanyak 278.457 orang hingga kuartal IV-2008. Jumlah ini diharapkan akan mencapai 500 ribu orang pada periode 2011?2012.

Kompensasi, Fasilitas, dan Apresiasi bagi Agen

Seperti apakah gambaran profesi sebagai agen asuransi di Indonesia? Sebelum Anda mengemban tugas dari perusahaan asuransi jiwa untuk memasarkan beragam produk asuransi dan layanan di dalamnya, Anda harus mengikatkan diri melalui suatu perjanjian keagenan dengan salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional.

Dalam hal kompensasi penghasilan, perusahaan menyediakan salah satu di antara tiga jenis kompensasi, yakni (1) komisi dan tunjangan, ( 2) komisi, (3) komisi dan bonus. Skema komisi banyak diberlakukan bagi kalangan agen yang berpengalaman, khususnya bagi agen-agen yang menjual produkproduk individu. Apa itu komisi? Komisi adalah penghasilan seorang agen yang akan dibayarkan oleh perusahaan, dan besarannya berdasarkan sejumlah persentase tertentu dari jumlah premi yang dibayarkan oleh nasabah. Besaran persentase komisi amat bergantung pada jenis produk yang dijual oleh sang agen.

Selain itu, jenis transaksi juga memengaruhi persentase komisi misalnya pembayaran polis baru atau pembayaran premi untuk polis lanjutan.Bagaimana halnya dengan bonus? Umumnya, perusahaan akan memberikan bonus kepada seorang agen bila yang bersangkutan berhasil mencapai target penjualan yang ditentukan oleh perusahaan. Melalui skema kompensasi yang bersifat variabel seperti ini, jumlah uang yang bisa diterima oleh seorang agen dari prestasi penjualannya setiap bulan menjadi tidak terbatas. Semakin besar premi penjualan seorang agen, penghasilan yang bersangkutan akan bertumbuh dengan cepat.

Bonus yang diperolehnya juga bisa bertambah besar bila sang agen berhasil membukukan premi yang lebih besar pula. Mengingat produk asuransi jiwa adalah produk yang sarat dengan penjelasan teknis, fasilitas pelatihan dan pendidikan merupakan suatu kebutuhan standar bagi seorang agen. Pelatihan dan pendidikan sangat bermanfaat bagi perkembangan karier dan profesionalisme seorang agen.Saat ini berbagai perusahaan asuransi seakan berlomba-lomba untuk menyediakan fasilitas pelatihan dan pendidikan bagi para agen. Ini atmosfer kondusif bagi para agen dalam meningkatkan kualitas profesi yang mereka geluti di masa yang akan datang.

Selain potensi penghasilan tak terbatas serta pemerolehan fasilitas pendidikan dan pelatihan, profesi agen asuransi juga sarat dengan berbagai penghargaan dari perusahaan asuransi. Berbagai bentuk insentif penjualan pun diberikan perusahaan untuk memacu prestasi para agen.Perjalanan keluar negeri bersama keluarga, hadiah berupa peralatan kerja misalnya laptop atau ponsel terbaru merupakan contoh penghargaan yang diberikan oleh perusahaan bagi agen asuransi yang berprestasi.

Secara organisatoris, AAJI bertekad memacu profesionalisme dan perkembangan agen asuransi nasional.Sejak 22 tahun lalu, AAJI secara konsisten menyelenggarakan Top Agent Award (TAA), yang merupakan bentuk penghargaan kepada para agen asuransi jiwa terbaik nasional.Selain itu, AAJI akan memberikan sebuah mobil baru bagi agen yang berprestasi pada perhelatan TAA tahun depan. Deskripsi tersebut menunjukkan bahwa agen asuransi adalah profesi yang menjanjikan bagi seluruh angkatan kerja nasional. Profesi agen terbuka bagi Anda yang baru saja menyelesaikan bangku perkuliahan.

Profesi agen pun terbuka bagi Andayang sedang mencari pekerjaan baru, yang mungkin disebabkan karena Anda terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Segera hubungi perusahaan asuransi idaman Anda! Masuki gerbang awal keberhasilan hidup Anda melalui profesi agen asuransi jiwa! (*)

EDDY KA BERUTU
Praktisi Asuransi dan Ketua Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan AAJI

Resiko Investasi

Risiko sistematis ini juga memberikan pengaruh besar terhadap perdagangan saham di pasar.
Dalam banyak kasus, terjadinya koreksi pasar lebih banyak didahului oleh bekerjanya risiko sistematis. Misalnya, naiknya laju inflasi, naiknya suku bunga bank, terjadinya gejolak pasar keuangan global mampu menekan


harga saham di pasar. Padahal dari sisi operasional perusahaan sebenarnya belum berpengaruh apa-apa. �

Di sisi lain, investor juga menghadapi risiko unsystematic yang bersumber dari dalam atau internal perusahaan. Misalnya nilai penjualan turun, terjadi pemogokan karyawan, penurunan produksi dan sebagainya. Untuk risiko jenis ini sangat tergantung pada kepiawaian manajemen perusahaan.� Jika manajemen perusahaan mampu mengatasi persoalan internal maka kondisi fundamental perusahaan tidak akan banyak terpengaruh. Sebaliknya jika manajemen tidak mampu mengelola perusahaan dengan baik maka bisa dipastikan fundamental perusahaan akan merosot yang pada gilirannya akan menurunkan harga saham di pasar.

Dari uraian di atas tampak bahwa unsystematic risk relatif lebih mudah ditangani dibandingkan systematic risk. Meski begitu, dua-duanya memberikan pengaruh besar terhadap perubahan harga saham di pasar. Jika disimak lebih detil, systematic risk akan berpengaruh terhadap pasar secara keseluruhan, sedangkan unsystematic risk akan lebih berpengaruh langsung kepada saham emiten tertentu. Kadang-kadang kita melihat harga saham anjlok bukan karena runtuhnya fundamental emiten, tapi lebih karena psikologis.� Penurunan harga akibat faktor seperti ini tidak hanya terjadi pada satu jenis saham saja tetapi terjadi pada hampir seluruh saham. Lain halnya jika penurunan harga akibat dari unsystematic risk, penurunan harga hanya menimpa pada saham-saham tertentu.

Bagi pelaku pasar dua jenis risiko ini patut mendapat perhatian agar terhindar dari kerugian yang besar. Kepiawaian pelaku pasar dalam mendeteksi adanya dua jenis risiko itu akan menentukan berhasil tidaknya investasi yang dilakukan. Karena itu sebelum berinvestasi seorang investor yang baik harus memahami terlebih dulu� risiko yang mungkin akan dihadapi.� (Tim BEI) (//rhs
okezone.com

Pemerintah wajib bayar premi masyarakat miskin

Pemerintah wajib membayar iuran atau premi bagi masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat miskin yang jumlahnya sekitar 76 juta atau 35 juta tenaga kerja.
Kasir Iskandar, Wakil Ketua II PAMJAKI (Perhimpunan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia), mengatakan

jika Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) diterapkan setidaknya ada kewajiban pemerintah membayar premi dari masyarakat miskin.

"Dalam UU No.40/2004 tentang SJSN terdapat 5 program jaminan sosial antara lain jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, kematian, hati tua, dan pensiun," ujarnya hari ini.

Dia memperkirakan implementasi SJSN baru bisa dilaksanankan pada 2011 karena anggaran 2010 telah dibuat dan tidak memuat subsidi pembayaran premi dalam program SJSN.

Saat ini, katanya, ada empat BUMN berbadan hukum persero yang yang menerapkan prinsip sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai pengejahwantahan dari UU SJSN yakni PT Askes, PT Taspen, PT Asabri, dan PT Jamsostek.

Keempatnya diberi hak bertindak sebagai BPJS sebagaimana tertampung dalam Pasal 52 ayat 1 UU SJSN. Hak sebagai BPJS tersebut bisa dilanjutkan apabila keempat persero tersebut sudah menyesuaikan dengan ketentuan UU SJSN tersebut paling lambat 19 Oktober 2009.

Dalam SJSN tersebut Pasal 1 angka 6 disebutkan BPJS ialah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Pasal 5 sebelumnya mengungkapkan bahwa badan tersebut harus dibentuk dengan Undang-undang. Karena RUU BPJS belum rampung maka perannya dilakukan oleh 4 BUMN tersebut. (tw)
bisnis.com

Hindari Insider Trading

Meraih untung sebesar-besarnya adalah satu tujuan investasi. Bahasa yang sering diajukan adalah memaksimalkan profit. Apapun jenis investasinya, yang dituju adalah memaksimalkan keuntungan.

Untuk meraih keuntungan maksimal, setiap orang mempunyai cara sendiri

Ada yang wajar, setengah wajar, bahkan tidak wajar. Pernahkan Anda mendengar seorang investor pergi ke dukun dan bertanya saham apa sebaiknya yang dibeli sehingga bisa mendatangkan capital gain berlimpah? Nah, contoh ini meski jarang terjadi adalah salah satu contoh cara yang tidak wajar. Ada juga investor yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal dengan cara "mencuri" informasi dari orang dalam (inside information). Karena memanfaatkan informasi orang dalam, maka transaksinya disebut dengan insider trading. Jenis transaksi ini termasuk illegal dan termasuk pelanggaran berat di pasar modal.

Satu contoh yang paling sering dilakukan oleh pelaku pasar adalah mencari informasi yang sebenar-benarnya tentang perkembangan satu perusahaan melalui orang dalam yang mengetahui persis kebijakan atau corporate action yang akan dilakukan perusahaan. Dengan berbekal informasi itulah dia melakukan transaksi saham perusahaan tersebut di pasar modal.

Jika tidak ada yang tahu, hampir bisa dipastikan bahwa investor ini akan kipas-kipas menikmati untung. Namun, harus diingat bahwa transaksi semacam ini termasuk wilayah yang diharamkan di pasar modal karena masuk kategori insider trading, sebuah transaksi yang memanfaatkan informasi orang dalam (inside information) demi mencari keuntungan. Karenanya jika transaksi semacam ini diketahui otoritas pasar atau Bapepam-LK, maka pelakunya akan dikenai sanksi berat.

Dalam Undang-undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal pasal-pasal yang mengatur soal perdagangan orang dalam setidaknya ada lima pasal mulai pasal 95 hingga pasal 99. Selain itu dalam pasal 104 disebutkan bahwa pelaku insider trading dikenai sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar.

Bagaimana menangkal terjadinya insider trading? Ini bukan hal yang gampang. Sejauh ini belum pernah ada kasus-kasus dugaan insider trading yang berakhir di meja hijau. Belum pernah ada kasus yang secara tegas divonis sebagai kasus insider trading dan pelakunya dijatuhi hukuman berat.

Kasus dugaan insider trading seringkali lolos dari jeratan hukum karena memang sulit dibuktikan. Namun begitu tanda-tanda terjadinya insider trading itu bisa dideteksi. Kalau transaksinya tidak normal ada kemungkinan insider trading terjadi. Yang dimaksud tidak normal adalah ketidakwajaran dari pola transaksi yang terjadi. Misalnya, jika saham XYZ yang biasanya tidak likuid, tiba-tiba menjadi sangat likuid dan pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi itu-itu saja. Deteksi dari sisi investor bisa disimak dari perilaku investor tersebut. Jika volume transaksi yang dilakukan di luar kebiasaan, itu patut diwaspadai.

Sulit untuk membedakan sebuah transaksi mengandung inside information atau tidak. Pola-pola transaksi yang tidak wajar itulah yang perlu mendapat pengawasan khusus. Untungnya, BEI sudah melakukan fungsi pengawasan dengan cukup baik. Jika ada informasi yang tidak jelas sumbernya dan bisa mempengaruhi harga saham dibursa, BEI akan men-suspend saham tersebut. BEI semestinya terbebas dari anasir-anasir spekulasi, apalagi dimanfaatkan untuk melakukan insider trading. (Tim BEI). (//rhs)

Keindahan Menikmati Masa Tua

MENJADI tua adalah suatu kepastian dan tak bisa ditolak manusia paling kuat sekalipun
di muka bumi ini. Menjadi tua bukanlah sebuah hukuman, apalagi kutukan, sebaliknya itu adalah anugerah yang diberikan Sang Pencipta untuk diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat.


Memang menjadi tua sering menghadirkan kekhawatiran tersendiri, bahkan sampai-sampai banyak pujangga dan pemikir hebat 'menentang' untuk hidup sampai tua. Tak heran bila ada pepatah yang mengatakan, berbahagialah mereka yang mati di usia muda karena tak merasakan kesusahan di hari tua. Dan, beruntunglah mereka yang tak terlahir karena mencicipi penderitaan dunia. Lalu,apakah menjadi tua adalah sebuah kutukan? Jelas tidak, sebaliknya itu adalah anugerah sekaligus keajaiban karena diberi panjang umur.

Bisa dihitung, sangat jarang orang yang bisa hidup sampai usia tua,jadi jangan disesali. Apalagi banyak orang hebat dan menjadi sosok panutan yang tetap bisa berkarya di saat usianya sudah tidak muda. Sebut saja Plato yang hidup sampai usia 80 tahun, banyak melahirkan pemikiran hebat ketika usianya sudah senja.Ada juga Andrew Carnegie jutawan yang baik hati, mendiang Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt, pengusaha Henry Ford dan Alexander Graham Bell. Mereka tetap menunjukkan vitalitas berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat di kala usianya uzur. Carnegie misalnya, jutawan yang memiliki kekayaan USD65 juta, memberikan sebagian besar hartanya sekitar USD60 juta kepada orang tak mampu di sekitarnya.

Dan, hanya menyisihkan USD12 juta untuk tetap menjalankan bisnis di tiga perusahaannya. Bahkan dalam legenda Bangsa China, ada seorang penasihat militer ternama Sun Tzu yang menunjukkan karier gemilang di saat usianya tidak muda. Walaupun fisiknya tak sempurna, kematangan jiwa dan usianya membuatnya sulit ditandingi panglima muda yang paling kuat di masanya. Dia pun melahirkan buku seni berperang yang melegenda sampai sekarang. Terbantahkan sudah anggapan yang menilai menjadi tua hanya menghadirkan kesengsaraan sambil menunggu saat menutup mata.

Masa tua ternyata membuat seseorang bisa tetap produktif, semakin matang, dan bijak. Jarang sekali orang yang bisa merasakan kebahagiaan ini karena tak semua orang diberi usia sampai tua. Bagaimana cara untuk menggelorakan semangat muda di kala usia sudah tua? Anda perlu membaca buku berjuduk Produktif di Usia Senja karya Harbert Newton Casson. Buku yang berisi 140 halaman dan diterbitkan Kinza Books ini menyajikan kisah nyata dan rahasia sukses di kala usai sudah senja. Buku ini pun memberi motivasi bahwa usia tua bukan halangan untuk menggapai karier tertinggi dalam hidup.

Fisik boleh jadi sudah renta, tapi semangat,pemikiran,dan citacita tak pernah menjadi tua. Selama masih diberikan kesempatan melihat matahari dan menghirup udara segar di pagi hari,itu adalah tanda kehidupan harus terus dijalani. Menjadi tua dan mati adalah sebuah kepastian, tapi menghadapinya dengan melakukan hal positif dan bermanfaat adalah sebuah keberanian yang bijaksana. (wasis wibowo)
okezone.com

Memastikan Penghasilan Bulanan Lewat Income Protection

Kesehatan merupakan satu bagian tak ternilai dari kehidupan kita. Seiring dengan pertambahan usia, semakin bertambah pula peluang di dalam diri kita untuk menghadapi risiko penyakit.
Bila satu peristiwa tak terduga menimpa Anda, dan itu karena kesehatan yang buruk atau sakit berkepanjangan akibat kecelakaan, Anda sedang berhadapan dengan risiko keuangan yang tidak

sedikit dalam menjalani aktivitas dan kewajiban rutin Anda seharihari. Akibat menderita sakit, aktivitas pun bisa terganggu untuk kurun waktu yang panjang. Akibatnya, penghasilan rutin bulanan Anda bisa terganggu, bahkan hilang sama sekali.

Buruknya kondisi kesehatan Anda karena penyakit atau kecelakaan bisa memaksa Anda dirawat di rumah sakit berkepanjangan sehingga Anda tidak bisa beraktivitas.Sesudah munculnya kemalangan tersebut, pernahkah Anda menghitung berapa lama kemudian Anda akan menghadapi kesulitan keuangan yang pelik? Sebuah penelitian di AS yang dipublikasikan Life Foundation melaporkan bahwa 27 persen di antara penduduk AS yang mengalami sakit berkepanjangan akan langsung mengalami kesulitan keuangan.

Sebanyak 49 persen lainnya akan mengalami kesulitan keuangan satu bulan kemudian. Bagaimana dengan kondisi di Indonesia? Belum ada penelitian yang dilakukan di Indonesia terkait hal tersebut.Namun,dari gambaran tersebut, kita bisa membayangkan betapa rawannya kondisi keuangan masyarakat kita bila sewaktu-waktu mereka mengalami penyakit kritis atau sakit berat karena kecelakaan untuk masa waktu yang lama!

Kondisi tersebut menghambat kemampuan seseorang dalam bekerja sehingga yang bersangkutan sangat rawan kehilangan penghasilan/ pendapatan rutin setiap bulan. Faktanya,tidak ada seorang pun di antara kita yang dapat terbebas dari ancaman penyakit kritis atau sakit berat seperti itu. Sebagai seorang karyawan, andaikata Anda mengalami hal seperti itu,umumnya ketentuan perusahaan mengatur penurunan jumlah gaji yang akan Anda terima dari bulan ke bulan manakala Anda tidak bisa masuk kerja dalam kurun waktu yang lama.

Sudah tentu, persentase penghasilan yang berkurang itu tidak akan cukup untuk membiayai pengeluaran rutin Anda dari bulan yang satu ke bulan berikutnya! Apa yang terjadi bila sakit berkepanjangan mendera kita yang memiliki profesi sebagai pekerja mandiri, misalnya sebagai artis film, dokter, penasihat hukum, pemusik, arsitek, atau desainer interior? Ketika kita mengalami kemalangan tersebut dan hal itu mengakibatkan kita tidak bisa bekerja, sudah tentu kondisi keuangan kita sangat terganggu.

Mengapa demikian? Karena, sebagai pekerja mandiri, kita tidak mendapatkan kompensasi penghasilan rutin per bulan dari pihak lain, layaknya karyawan,sehingga penghasilan rutin kita bisa langsung berkurang saat itu juga! Ketika sakit yang berkepanjangan menimpa Anda, misalnya, dan pendapatan rutin bulanan Anda berkurang, bagaimana dengan biaya-biaya yang selama ini harus Anda bayar dari penghasilan bulanan?

Siapa yang akan membayar sewa rumah, cicilan kredit mobil, cicilan kredit rumah yang masih berjalan, biaya listrik, dan biaya telepon setiap bulan? Tanpa penghasilan rutin yang melekat dalam diri Anda, bisa dipastikan Anda akan mengalami kesulitan keuangan untuk menutupi beragam biaya bulanan rutin tersebut.

Manfaat Polis Berorientasi Income Protection

Dalam rangka melindungi Anda dari risiko keuangan akibat penghasilan rutin per bulan berkurang atau hilang karena Anda tidak bisa bekerja akibat sakit berkepanjangan, produk asuransi jiwa berorientasi income protection (proteksi penghasilan) hadir untuk Anda.

Produk jenis ini dirancang untuk menjaga dan melindungi penghasilan rutin Anda (sebagai nasabah asuransi) sampai batas tertentu manakala Anda tidak dapat bekerja seperti biasa akibat kecelakaan atau penyakit berkepanjangan. Polis asuransi berjenis proteksi penghasilan ini akan bekerja untuk mengatasi masalah dan menghindarkan diri Anda sebagai nasabah dari munculnya kesulitan keuangan! Dalam hal ini,perusahaan asuransi jiwa sebagai penerbit polis akan membayarkan sejumlah uang setiap bulan.

Seraya Anda menunggu masa pemulihan dan Anda terus berharap untuk bisa bekerja kembali, Anda akan menerima pembayaran rutin setiap bulan dari polis asuransi ini sehingga kondisi ini memungkinkan bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan. Jadi, produk asuransi jiwa yang berorientasi income protection setia mendampingi Anda dalam memenuhi kebutuhan bulanan Anda.

Produk asuransi jenis ini bisa menggantikan penghasilan rutin Anda yang berkurang atau hilang manakala Anda dirawat di rumah sakit! Fitur polis berorientasi income protection yang diterbitkan perusahaan asuransi jiwa biasanya beragam dan berbeda satu dengan yang lain. Meskipun demikian, umumnya polis asuransi jenis ini bisa dirancang untuk mulai memberikan pembayaran sejumlah uang tertentu sebagai pengganti penghasilan Anda kurang lebih 30- 90 hari terhitung sejak Anda tidak bisa bekerja.

Pembayaran ini bisa terus berlangsung sampai masa waktu tertentu, misalnya 12-24 bulan, atau segera setelah Anda dapat kembali bekerja, bergantung mana yang lebih dulu tercapai. Untuk memastikan konsistensi penghasilan rutin bulanan Anda di tengah munculnya risiko tak terduga akibat sakit yang berkepanjangan, pastikan diri Anda memiliki polis asuransi jiwa berorientasi income protection! Segera hubungi agen asuransi jiwa pilihan Anda!

Mereka akan memberikan konsultasi dan asistensi yang profesional sehingga Anda mendapatkan produk asuransi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial Anda

Standar Profesi Agen Asuransi Jiwa

Pada edisi pekan lalu, saya sudah menyampaikan kepada Anda bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak dari krisis keuangan global terus terjadi,dan kondisi ini memaksa para pekerja yang mengalaminya harus banting setir untuk merintis pekerjaan baru.

Kita menyadari bahwa mencari pekerjaan baru bukan merupakan hal yang mudah, dan tidak semua orang memiliki nyali untuk mencoba peruntungan dengan membuka usaha di tengah krisis seperti saat ini. Di tengah kondisi tersebut, industri asuransi jiwa justru semakin giat menyerap tenaga kerja, yakni menyediakan kesempatan kerja khususnya sebagai agen asuransi jiwa bagi para tenaga kerja yang mengalami PHK maupun angkatan kerja baru.

Agen asuransi jiwa merupakan profesi yang berperan mulia bagi masyarakat dan menjanjikan masa depan yang cerah. Secara fungsional, agen berperan membantu masyarakat untuk memilih polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masingmasing.

Perubahan Paradigma Keagenan

Di Indonesia, umumnya para agen asuransi menjalankan profesi ini sebagai pekerjaan sambilan pada awalnya.Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN dan kawasan Asia, misalnya di China dan India. Karena bernuansa sebagai pekerjaan sambilan, pada mulanya turn over (tingkat perpindahan) para agen sangatlah tinggi, yakni berkisar antara 60?"80% setiap tahunnya.

Artinya, dari 100 orang agen yang mulai menggeluti profesi ini, dalam setahun hanya menyisakan 20?"40 orang yang meneruskan karier hingga tahun berikutnya, dan selebihnya keluar dari profesi ini. Mengapa bisa terjadi? Karena pada mulanya sebagian besar di antara para agen hanya coba-coba dalam meniti karier sebagai agen asuransi.

Mereka hanya mendapatkan pendidikan dan pelatihan secukupnya sehingga produktivitas mereka pun rendah.Rata-rata penjualan produk asuransi yang mereka bukukan kurang dari satu polis per bulan.Pola penjualan mereka umumnya dengan cara mendorong produk kepada calon nasabah dan belum berdasarkan kebutuhan nasabah.

Sejak 2003, melalui menteri keuangan, pemerintah mewajibkan agen asuransi jiwa memperoleh sertifikasi keagenan yang diselenggarakan oleh asosiasi asuransi. Momentum tersebut membuka era baru bagi terciptanya standar profesionalisme di kalangan para agen asuransi jiwa nasional.

Bertindak selaku asosiasi asuransi jiwa di Indonesia, AAJI bekerja keras menyediakan fasilitas pembelajaran berbasis elearning dan infrastruktur pengujian sertifikasi. Dalam hal ini, AAJI bekerja sama dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan lainnya di seluruh Indonesia.

Dengan terus berkembangnya permintaan masyarakat terhadap produk dan layanan asuransi jiwa, khususnya di kalangan pembeli kelas menengah ke atas, tuntutan agar agen asuransi memiliki keterampilan memadai serta pemahaman yang komprehensif tentang perencanaan asuransi dan keuangan menjadi sebuah keniscayaan.

Urgensi tentang standar profesi agen telah melahirkan semakin banyak agen asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki kualifikasi lulus ujian sertifikasi keagenan yang diselenggara kan oleh AAJI. Seiring berjalannya waktu, industri asuransi jiwa nasional mengalami perkembangan signifikan, salah satunya ialah semakin diminatinya produk unit-link oleh pasar.

Terjadinya booming pasar modal pada lima tahun yang lalu juga mendorong perkembangan di dalamnya sehingga industri asuransi jiwa di Tanah Air mengalami pertumbuhan premi yang sangat revolusioner. Momentum ini telah menggeser atribut para agen asuransi tradisional dari profesi paruh waktu menjadi profesi sepenuh waktu (full time).

Secara khusus, unit-link merupakan produk asuransi berunsur investasi yang membutuhkan lebih banyak agen untuk bisa menjelaskan kepada calon nasabah tentang manfaat produk beserta risikonya. Dalam hal ini, industri asuransi jiwa membutuhkan lebih banyak lagi peran agen untuk menjelaskan risiko keuangan maupun investasi serta manfaat polis unit-link kepada masyarakat.

Signifikansi peran agen berbarengan waktunya dengan pergeseran sebagian nasabah dari penabung menjadi investor. Pergeseran ini menuntut tipikal pelayanan agen yang mengutamakan pendekatan konsultatif.Kondisi ini juga membutuhkan pelatihan dan alat bantu penjualan yang lebih memadai.

Itu sebabnya, agen asuransi adalah sebuah profesi yang menuntut setiap orang yang menekuninya untuk bersikap fleksibel,antusias, disiplin, bekerja keras, terus belajar, dan cakap memecahkan masalah. Seorang agen asuransi jiwa yang profesional seyogianya terampil berkomunikasi secara efektif.

Yang sangat penting untuk dipenuhi adalah bahwa agen asuransi harus mematuhi standar kode etik keagenan dan penjualan asuransi jiwa. Dia juga harus mampu memberikan inspirasi untuk membangun kepercayaan calon nasabah dalam membeli produk asuransi jiwa. Sebab, umumnya para agen bekerja sendiri tanpa ada supervisi dari atasan.

Mereka dituntut mampu merencanakan dan membagi waktu dalam bekerja. Secara eksklusif, para agen asuransi di Indonesia hanya boleh bekerja untuk satu perusahaan asuransi jiwa (Tight-Agency System).

Beragam persyaratan yang melekat dalam diri seorang agen asuransi menunjukkan bahwa profesi keagenan merupakan satu profesi yang mulia dan berkualitas. Profesionalisme para agen amat dibutuhkan para nasabah untuk mendapatkan produk asuransi jiwa dan manfaat perlindungan yang maksimal demi kesejahteraan di masa depan

Tak Seorang pun TAHU

Tak seorang pun tahu kapan "WAKTU" mulai bergerak
Dan entah kapan sang "WAKTU" berhenti berjalan
Yang pasti sampai detik ini "DIA" terus bergerak dan terus bergulir
Entah Anda menghargai "WAKTU" dengan memanfaatkan sebaik-baiknya
Atau selalu menyia-nyiakan "WAKTU" dengan aktivitas yang tidak bermanfaat
"DIA" tetap diam dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapa pun
Tanpa membantu siapa pun
Tetapi "DIA" bernilai untuk siapa pun
"DIA" tidak pernah kalah dan tidak akan usang
"DIA" selalu baru, selalu segar dan tegar

Hanya kitalah sebagai manusia
Lambat atau cepat pasti akan termakan oleh proses sang "WAKTU"
"WAKTU" untuk kehidupan seorang anak manusia
Tidak lama dan sangat terbatas
Maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini
Dengan "PRODUKTIVITAS" yang sangat bermanfaat
Baik bagi diri pribadi dan bagi manusia-manusia lainnya

Kesadaran akan "NILAI WAKTU" harus selalu diingatkan
Dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap "SANG PENCIPTA"
Dengan demikian kita akan menghargai nilai keberadaan "SANG WAKTU"
Dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia sehingga kita akan
Selalu berusaha untuk dapat menikmati "PROSES WAKTU" itu
Dengan kualitas kehidupan yang makin lama makin indah
Nikmat, bahagia dan sangat berarti

Nikmati "WAKTU"mu yang masih ada...!!!
Hargai "WAKTU"mu yang masih tersisa...!!!

.: Andri Wongso :.

Ada 2 Macam Orang DIDUNIA

Ada 2 macam manusia dalam menyikapi hidup ini, satu sikap orang yang pesimis dan ke-dua adalah orang yang bersikap optimis.

Tipe pertama orang pesimis, bagi orang pesimis kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan atau kegagalan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain sebagai proteksi untuk membenarkan dirinya sendiri, padahal di dalam dirinya dia tahu bahwa betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses hanyalah karena kebetulan, keberuntungan atau nasib semata.

Tentu orang dengan sikap mental pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit miskin mental, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib jelek bisa dirubah menjadi lebih baik.

Tipe ke 2 adalah orang optimis, bagi orang yang memiliki sikap optimis, kehidupannya didominasi oleh pikirannya yang positif, berani mengambil resiko, setiap mengambil keputusan penuh dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mantap. orang optimis bukanlah karena melihat jalan mulus di hadapannya, tetapi orang yang mempunyai keyakinan 100% dalam melaksanakan apa yang harus diperjuangkan, orang optimis tahu dan sadar bahwa dalam setiap proses perjuangannya pasti akan menghadapi krikiil -krikil kecil ataupun bebatuan besar yang selalu menghadang!

Orang optimis siap dan berani untuk mengatasi masalah atau kesulitan yang merintanginya, Bahkan disaat mengalami kegagalan sekalipun tidak akan membuat dia patah semangat, karena dia tau ada proses pembelajaran disetiap kegagalan yang dia alami.

Tentu orang yang punya sikap mental optimis demikian adalah orang yang memiliki kekayaan mental. Dan Hanya orang yang mempunyai kekayaan mental, yang mampu mengubah nasib jelek menjadi lebih baik.

Termasuk tipe manakah Anda?

.: ANDRIE WONGSO :.

Perjalanan Seribu Mil dimulai dengan LangkAH PERTAMA

Perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama

Kita mungkin punya sebongkah impian indah, segudang rencana, setumpuk ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Ciri-ciri manusia ada empat tipe :

Tipe pertama, yaitu orang yang tidak punya teori sekaligus tidak praktek. Orang seperti ini tidak memiliki semangat dan tidak mau belajar. Kehidupannya tanpa tujuan, tanpa gairah. Hidup hanya dijalani ala kadarnya. Inilah pilihan orang–orang gagal. Mungkin tipe ini menjadi bagian terbesar dari sebuah masyarakat yang tertinggal.

Tipe kedua, orang yang punya teori tetapi tidak praktek. Inilah tipe orang yang senang mengumpulkan serta menyerap berbagai macam teori. Namun sayang, segudang teori yang dimilikinya, tidak mampu dipraktekan dengan tindakan nyata. Jadi, yang ada hanya teori kosong alias NATO, No Action Theory Only!

Tipe ketiga, yaitu orang yang tidak punya teori tetapi mampu praktek. Mampu menjalankan seperti yang diteorikan orang lain. Inilah tipe orang yang berorientasi pada tindakan, mau belajar dari pengalaman, teori, maupun kebijaksanaan orang lain. Tipe orang ketiga ini mungkin pada awal melangkah akan mengalami berbagai macam gangguan, kesulitan, bahkan kegagalan. Namun dia menyadari semua itu harus dihadapi sebagai pembelajaran dan pematangan mental. Di sinilah letak para otodidak sejati yang belajar melalui keberanian tindakan.

Tipe keempat, orang yang punya teori sekaligus mampu memprakteknya. Sudah pasti tipe ini adalah orang yang mantap dan matang mentalnya, karena tertempa oleh banyaknya problem kehidupan yang mampu dikendalikan dan diatasi. Inilah tipe orang sukses yang paling ideal. Tipe orang yang optimis, punya visi, sekaligus berani melangkah.

Ingin menjadi type yang manakah Anda?
Semua pilihan tergantung di tangan Anda.
Life is not theory.
Life is action!

.: Andri Wongso :.

PELAJARAN DARI PERANGKAP TIKUS

Suatu hari, seekor tikus mengintip lewat celah dinding pak tani dan melihat pak tani sedang membuka sebuah bungkusan. Tikus itu sangat penasaran karena mengira bungkusan itu berisi makanan. Ketika bungkusan itu terbuka, tikus bukan hanya kecewa, tapi juga jadi cemas. Isi bungkusan ternyata perangkap tikus. Ia lalu bergegas kembali ke kebun dan segera mengumumkan hasil temuannya.

“ Di rumah pak tani ada perangkap tikus !” serunya.

Induk ayam yang sedang mengais makanan mengangkat kepala, berkotek dan berkata,” Pak tikus, perangkap itu untuk kamu,. Makanya kamu risau dan cemas. Ini sama sekali bukan urusan saya, saya tak perlu khawatir tentang itu.”

Tikus lalu mendatangi kambing dan berkata’” ada perangkap tikus di rumah pak tani ! “

Kambing bersimpati dengan tikus, tapi berkata,” saya ikut sedih mendengarnya, saya tak bisa buat apa-apa selain mendoakan anda.”

Tikus lalu mendatangi sapi dan berkata,” Ada perangkap tikus di rumah pak tani !”.

Sapi berkata ,” Saya ikut sedih Pak, tapi perangkap tikus itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya.”

Si tikus lalu pulang ke sarangnya dengaN langkah lesu. Ia sedih harus menghadapi perangkap tikus seorang diri.

Malam itu perangkap tikus berbunyi menangkap mangsanya. Isteri Pak tani segera menuju ke tempat perangkap tikus untuk melihat apa yang tertangkap. Karena gelap, bu tani tidak melihat, ekor dari ular berbisa terjepit di dalam perangkap dan ular itu menggigit bu tani. Pak tani segera membawa isterinya ke rumah sakit. Sekembalinya dari rumah sakit, bu tani demam.

Sejak dulu orang-orang tahu, obat demam adalah sup ayam. Karena itu, pak tani lalu ke kebun. Ayam disembelih dan dijadikan sup. Tapi bu tani belum juga sembuh. Para tetangga dan sahabat dekat pun datang menjaganya. Untuk menjamu mereka, pak tani lalu menyembelih kambing dan dijadikan kambing panggang.

Ular itu ternyata sangat berbisa dan bu tani akhirnya meninggal. Banyak orang datang ke rumah pak tani untuk melayat. Pak tani lalu menyembelih sapi untuk menjamu para tamunya.

Si tikus menyaksikan semua ini dari dinding retak dengan rasa sedih yang mendalam.


Moral cerita :

Jika datang bahaya, yang terkena bukan hanya orang tertentu saja, tapi semua orang beresiko terkena bahaya itu juga. Di dunia ini, kita semua berada dalam perjalanan yang dinamakan hidup. Hidup itu misteri. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Karena itu, hendaknya kita mau saling peduli dan saling perhatian satu sama lain. Berupaya saling membantu dan menguatkan.

( kutipan dari Aura )

Bisnis Gagal Karena KAMBING HITAM

Bisnis gagal memang banyak dan penyebab yang paling banyak adalah karen kambing hitam, padahal kalau sudah jadi sate kambing hitam atau putih tiada bedanya. Dalam bisnis yang gagal memang pasti ada yang salah, entah itu karena kurang motivasi, bisa juga karena kurang tanggap terhadap perubahan selera pasar, atau masanya sudah lewat, serta berbagai sebab lainnya.

Yang sering menjadi kambing hitam biasanya orang lain. Ketika kita menyadari bahwa sebenarnya kambing hitam itu adalah diri kita sendiri maka kesadaran seperti ini disebut penyesalan. Tetapi karena penyesalan itu kurang berguna, kecuali sebagai bahan pelajaran maka pelajari dengan seksama berbagai penyebabnya sehingga penyesalan dapat diminimalkan di masa datang.

Kata para ahli motivasi, Kegagalan berawal dari pikiran kita, kegagalan bisa terjadi juga karena tidak tahan dengan proses, tidak tahan untuk bertahan, dan tidak tahan untuk belajar, intinya siapa yang tidak tahan akan keluar dan gagal. Nah apakah anda ingin menambah daftar sebagai orang-orang yang gagal?. Mari kita sadari bahwa kambing hitam yang asli cuek saja walapun disalah-salahkan, kegagalan bisnis bukan karena kambing hitam atau kambing putih itu, mereka tetap makan rumput.

Lakukan hal-hal kecil yang tidak disukai dengan disiplin tinggi

"Lakukan hal-hal kecil yang tidak disukai dengan disiplin tinggi,
agar kelak dapat menikmati hal-hal besar yang sangat Anda sukai"


Cuplikan tersebut mengingatkan kita untuk melakukan apa yang menjadi
kewajiban kita dengan tekun dan disiplin, agar di masa selanjutnya kita
dapat menikmati hasil dan waktu yang tersedia untuk hal-hal besar yang
kita sukai.

Sayangnya, seringkali kita mengabaikan atau menunda tanggung jawab
& kewajiban kita sehari-hari untuk menikmati kesenangan-kesenangan kecil
yang akhirnya bisa mengakibatkan kehilangan peluang untuk mendapatkan
sesuatu yang lebih besar.

Tantangan Berarti

Usaha anda meningkat sesuai dengan pekerjaan yang harus dikerjakan.
Tantangan mendorong hasil.
Tantangan tidak muncul untuk menarik anda ke bawah. Tantangan ada
untuk mendorong anda ke atas, menghasilkan yang terbaik, mencapai
target. Memang tantangan itu sulit dan tidak menyenangkan. Tetapi
hal itulah yang memberikan arti dan nilai. Kesuksesan terbesar hadir
lewat kebiasaan berurusan dengan serangkaian tantangan. Bukan dengan
menghindari tantangan.

Tolong diri anda sendiri.
Temukan tantangan sejati, anda akan menemukan hidup sejati.

Pikirkan Cita-cita,dan Gapai Cita-cita Besar

Mencapai apa yang anda inginkan, menjadi apa yang anda cita-citakan, mengerjakan apa yang anda impikan - itulah hal yang paling penting bagi anda.
Bila detil-detil kehidupan sehari-hari anda - menghalangi anda mencapai tujuan-tujuan di atas - maka berarti cita-cita anda masih belum cukup besar. Untuk mencapai cita-cita - anda harus membuat cita-cita anda PENTING. Untuk menjadi penting - buatlah cita-cita anda BESAR.

Visualisasikan dalam pikiran anda cita-cita tersebut. Bukan. Bukan di sudut hati - yang hanya anda tilik sekali seminggu - tetapi di PUSAT hati. Letakkan di situ, sehingga hal-hal lain menjadi lebih kecil.

Apa yang tak terhindarkan mata memang harus terjadi, apa yang tak terhindarkan pikiran - memang harus tercapai. Ketimbang membuat hidup sehari-hari anda menghalangi cita-cita anda - bukankah lebih baik membuat pencapaian cita-cita sebagai tujuan hidup sehari-hari…? Ciptakan cita-cita besar dalam pikiran - dan anda akan sampai ke sana. Sampai ke cita-cita itu

Sikap

Kita ditantang untuk bekerja tanpa mengenal lelah agar dapat meraih
keunggulan dalam pekerjaan kita.

Tak semua orang terpanggil untuk menekuni pekerjaan profesional atau
spesialisasi; bahkan lebih sedikit lagi
yang naik ke tingkat kejeniusan dalam seni dan ilmu; banyak yang menjadi
pekerja di pabrik,ladang, dan jalanan.
Tapi, tak ada pekerjaan yang tak berarti.

Semua pekerjaan yang mengangkat kemanusiaan itu memiliki martabat dan
kepentingan, dan harus dilaksanakan dengan keunggulan yang sungguh-sungguh.

Kalau seseorang menjadi penyapu jalan, ia semestinya menyapu seperti
Michaelangelo melukis atau Beethoven menggubah musik, atau Shakespeare
menulis syair.

Ia semestinya menyapu jalan begitu baik sehingga semua penghuni langit dan
bumi sejenak berhenti untuk berkata, ” Di sini hidup seorang penyapu
jalan yang hebat, yang melakukan pekerjaannya dengan baik. ”

~Marthin Luther King Jr.~

Kehidupan manusia akan selalu disertai oleh konsekuensi

"Kehidupan manusia akan selalu disertai oleh konsekuensi dari apa
yang dilakukan.... dan juga dari apa yang TIDAK dilakukan"


Jika kita mendengar kata 'konsekuensi', maka umumnya terbersit dalam
benak kita sebuah hasil dari sebuah tindakan, apakah hal tersebut akan
menyebabkan konsekuensi positif ataupun negatif. Namun sebenarnya
konsekuensi dapat juga ditimbulkan karena tidak melakukan sesuatu,
sebagai contoh, bila seorang mahasiswa memutuskan untuk tidak mengambil
tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan skripsinya (tidak melakukan
apapun), maka ia akan mendapatkan konsekuensi negatif berupa peringatan,

drop out, hingga mungkin mendapat kesulitan untuk dapat berkarir karena

tidak berhasil mendapatkan ijazah kelulusan dan gelar sarjana.

Demikianlah penjelasannya, dimana terkadang dengan tidak bertindak, kita
pun seringkali tidak lepas dari konsekuensi, jadi mari kita renungkan sejenak,
tindakan apa yang perlu diambil untuk menghindarkan diri dari konsekuensi
negatif dari tidak melakukan sesuatu.

Semoga bermanfaat dan Terima kasih atas perhatiannya, sukses selalu untuk
Anda dan sampai jumpa pada newsletter berikutnya.

ps: Bila Anda merasa materi ini dapat berguna bagi rekan dan kerabat,
silakan mem-forwardnya untuk berbagi semangat dan memperkuat efek
materi yang telah diperoleh, terima kasih.


Salam hormat,

W Oesman Wijaya

Selalu ada 2 cara-pendekatan untuk mengatasi masalah

"Selalu ada 2 cara/pendekatan untuk mengatasi masalah, yaitu
dengan mengatasi gejalanya, atau dengan mengatasi akar
permasalahannya"


Contoh yang sederhana dan bersifat humor adalah ketika seorang
pasien datang ke praktek dokter spesialis dan bertanya, "Dokter,
bahu saya sakit sekali bila tangan saya angkat 90 derajat ke atas"
dan sang dokter menjawab "baik pak, bila demikian, jangan pernah
angkat tangan Anda ke atas seperti itu".

Dapat kita ketahui bahwa jawaban dokter tadi adalah salah satu cara
mengatasi permasalahan secara superficial atau sebatas kulit saja,
jadi tidak menyelesaikan akar permasalahan. Sama halnya dengan
bila seseorang sedang sakit gigi dan sakit kepala berkepanjangan,
dan ia mengkonsumsi parasetamol untuk pereda rasa sakit, namun
tidak menyelesaikan akar permasalahannya sendiri, misalnya dengan
mencabut gigi yang hampir tanggal.

Bagaimana dengan kehidupan sehari-hari? banyak dari kita yang
mengatasi masalah dengan sebatas menghilangkan gejala/symptomnya
saja, misalnya dalam permasalahan karir, keuangan, hubungan, kesehatan,
dll. Silakan Anda renungkan apakah selama ini Anda hanya menyelesaikan
symptom/gejala permasalahan semata ketimbang menyelesaikan sebuah
masalah sampai ke akar-akarnya?

Semoga bermanfaat dan Terima kasih atas perhatiannya, sukses selalu
untuk Anda sekalian dan sampai jumpa pada newsletter berikutnya.

Salam hormat,

W Oesman Wijaya

Kenali 3 Musuh Utama Kehidupan

Sedia Payung Sebelum Hujan. Demikian kira-kira ungkapan sebagian orang yang berprinsip jaga-jaga. Artinya, mengantisipasi masalah sebelum masalah tersebut itu terjadi atau bersikap waspada dan siaga sebelum masalah benar-benar menimpa kita atau, gampangnya, menabung dahulu selama bisa atau selama hari masih muda.

Pepatah ini sangat tepat dialamatkan pada kita dalam menyikapi berbagai kejutan-kejutan hidup yang seringkali datang seperti musuh pada waktu-waktu yang tidak pernah terpikirkan oleh kita. Pada dasarnya ada tiga musuh utama yang sering dihadapi manusia, yaitu kematian dini, musibah dalam bentuk kecelakaan atau penyakit dan hidup terlalu lama. Sebelum bicara soal penanggulangannya, mari kita telaah musuh kehidupan tersebut satu-persatu.

Kematian Dini

Kejadian tak terduga dapat terjadi dimana saja, kapan saja, kepada siapa saja, termasuk pada Anda dan keluarga. Ketika kejadian tersebut datang, apakah Anda dan keluarga sudah siap? Ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada diri Anda, akan muncul pertanyaan-pertanyaan di benak Anda. Bagaimana keluarga yang ditinggalkan dapat melanjutkan kehidupan yang layak? Bagaimana dengan pendidikan anak di kemudian hari? Bagaimana melunasi hutang cicilan rumah atau kendaraan, tanpa membebani keluarga yang ditinggalkan? Bagaimana mewujudkan cita-cita keluarga yang telah direncanakan? Anda pasti menginginkan keluarga terproteksi dengan baik ketika hal-hal tersebut terjadi pada diri Anda. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk merencanakan masa depan keuangan yang sehat bagi keluarga Anda.

Musibah kecelakaan atau penyakit

Sebaik apapun Anda menjaga diri, kejadian tak terduga bisa datang kapan saja. Kecelakaan lalu lintas, misalnya, merupakan kejadian yang sering dialami keluarga Indonesia. Kecelakaan yang fatal dapat menjadi bencana bagi kondisi keuangan Anda. Apalagi jika Anda tidak lagi mampu bekerja dalam kurun waktu tertentu.

Di lain pihak, gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, serta polusi yang tak kunjung henti, dapat membuat tubuh Anda rentan terhadap serangan penyakit kritis. Saat ini, penyakit-penyakit kritis tidak hanya datang menghantui mereka yang sudah lanjut usia, namun telah menjelma menjadi momok yang menakutkan di kalangan usia muda. Penyakit semacam ini tidak bisa Anda hindari karena mereka datang tanpa Anda sadari. Jika ini terjadi, maka biaya rumah sakit yang kian hari kian tinggi akan menyapu bersih seluruh tabungan Anda.

Anda tentu tidak ingin kehilangan seluruh harta-benda yang telah Anda peroleh dengan susah payah untuk membayar biaya pengobatan yang jumlahnya sangat tinggi. Anda tidak ingin terancam kehilangan tabungan, tempat tinggal, tanah, kendaraan dan harta benda lainnya demi melunasi tagihan-tagihan rumah sakit yang kian hari kian melambung. Anda tentu harus bersiap untuk menghadapi kejadian terburuk.

Hidup terlalu Lama

Tingkat harapan hidup orang Indonesia adalah 70,76 tahun (CIA World Fact Book tahun 2009). Harapan hidup akan bertambah panjang seiring membaiknya fasilitas kesehatan dari waktu ke waktu. Namun Anda harus juga menyadari bahwa ada dua hal yang akan dihadapi seseorang ketika ia memasuki usia emasnya. Pertama, bagaimana Anda dapat menikmati kehidupan di usia senja dengan layak, dan kedua bagaimana mencukupi kebutuhan tak terduga?

Setiap orang bercita-cita untuk berhenti bekerja di suatu saat dan menikmati hari tuanya dengan sejahtera. Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun, Anda tentu berharap menjalani masa pensiun yang nyaman dan menyenangkan. Sejalan dengan meningkatnya biaya medis dan risiko gangguan kesehatan yang mungkin saja menimpa Anda, sebaiknya Anda memastikan bahwa kebutuhan medis dan kebutuhan jangka panjang Anda terproteksi dengan baik, karena bahkan simpanan hari tua Anda yang berjumlah besar dapat hilang dalam sekejap akibat biaya rumah sakit yang sangat besar.

Sesungguhnya, menabung untuk hari tua merupakan langkah tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian. Tabungan dan investasi untuk masa pensiun yang Anda rencanakan sejak dini tidak hanya akan terakumulasi, namun juga akan berkembang. Jika waktunya tiba, Anda akan memiliki dana yang memadai, bahkan berlebih, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda, termasuk warisan untuk anak dan cucu Anda. Selain itu, dana yang Anda kumpulkan dapat digunakan untuk memenuhi keinginan-keinginan yang tidak dapat Anda wujudkan ketika Anda masih bekerja dengan alasan keterbatasan waktu dan dana. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk merencanakan masa depan keuangan yang sehat bagi keluarga Anda.


Lindungi Diri Anda dan Keluarga Sekarang Juga!

Ketiga musuh kehidupan yang telah dipaparkan di atas berada di luar kontrol kita. Cara tepat untuk melindungi diri Anda dan keluarga terhadap dampaknya adalah melalui pengalihan risiko. Mengalihkan risiko dapat dilakukan dengan mentransfer segala akibat yang timbul dari risiko tersebut ke pihak lain untuk memastikan rencana masa depan Anda dan keluarga terjamin. Mengantisipasi risiko meninggal terlalu dini atau musibah kecelakaan dan penyakit dapat dilakukan dengan memiliki perlindungan asuransi, yaitu asuransi jiwa, serta asuransi kecelakaan dan kesehatan. Asuransi jiwa akan menghidupi keluarga Anda, termasuk anak dan istri melalui nilai pertanggungan yang keluarga Anda terima, sedangkan asuransi kecelakaan dan kesehatan akan membayar semua biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit, jika Anda terkena penyakit atau mengalami kecelakaan.

Di lain pihak, asuransi dana pensiun dapat membantu Anda mengantisipasi musuh kehidupan yang ketiga, yaitu hidup terlalu lama.

12 Pilar untuk Hasil Pemasaran yang Lebih Dahsyat

BANYAK cara bisa kita gunakan untuk menyampaikan penawaran yang menarik dan dipercaya kepada calon pembeli yang tepat.

Hal penting yang perlu diperhatikan dalam Marketing Revolution adalah kita harus menggunakan sarana atau jalan untuk menyampaikannya dengan menggunakan 12 pilar marketingsebagai berikut.

1. Public relation, publisitas atau press realese
2. Referral
3. Endorsement
4. Advertising
5. Direct mail
6. Direct sales
7. Direct agent
8. Host beneficiary
9. Telemarketing
10.Joint venture
11.Memberikan seminar
12.Canvasing/booth



Banyak orang atau perusahaan yang hanya menggunakan satu atau beberapa pilar saja dalam aktivitas pemasaran mereka sehingga hasilnya pun kurang, bahkan tidak optimal. Mungkin Anda pernah melihat ada sebuah perusahaan produk atau jasa yang sangat gencar menggunakan periklanan sebagai satusatunya cara untuk meningkatkan pemasaran, baik menggunakan media below the line atau above the line (TV,radio,dsb).

Padahal masih banyak pilar marketing yang lain (yang mungkin lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan satu pilar saja). Namun ada perusahaan yang sangat berani mengeluarkan biaya periklanan hingga miliaran bahkan puluhan miliar atau bahkan lebih hanya untuk bisa gencar beriklan di televisi.

Namun pertanyaannya: "Apakah memang benar cara yang demikian tersebut sudah efektif? Apakah sudah diukur antara pengeluaran dan hasil konkretnya dalam peningkatan pemasarannya? Kita harus mulai membuat tabel monitoring yang benar-benar bisa mengukur efektivitas dari aktivitas pemasaran yang kita lakukan. Jika memang terbukti efektif, silakan untuk diteruskan.

Namun jika memang tidak terbukti efektif, kita harus dengan bijak mempertimbangkan langkah lain yang mungkin bisa mengoptimalkan hasil pemasaran kita secara nyata (masih ingat "Show me the Money!"), adapun langkah lain itu bisa kita ambil dengan mengombinasikan ke-12 pilar yang ada.

Dalam menjalankan suatu bisnis, tentu saja terkadang ada tantangan yang harus kita hadapi, terutama dalam hal pemasaran produk atau jasa kita.Terkadang naik, terkadang turun atau biasa-biasa saja. Namun dalam menjalankan beberapa perusahaan saya, senantiasa saya menggunakan kombinasi ke-12 pilar tersebut dan hasilnya bisa jauh lebih dahsyat dengan biaya pemasaran yang lebih efektif.Selain itu,banyak perusahaan yang telah saya bantu dengan menggunakan kombinasi 12 pilar tersebut akhirnya mengalami peningkatan pemasaran yang dahsyat pula.

Oleh karena itu, mulai sekarang juga kombinasikanlah ke- 12 pilar tersebut dalam aktivitas pemasaran Anda. Jangan hanya terpaku dengan satu cara atau pilar pemasaran saja. Selamat praktik dan salam dahsyat!

TUNG DESEM WARINGIN
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005
(Koran SI/Koran SI/rhs)

Agar Calon Konsumen Segera Melakukan Pembelian

dalam kesempatan ini kita akan membahas bagaimana agar para calon konsumen (klien) segera melakukan pembelian dari penawaran yang kita berikan.

Ada contoh kasus pemasaran yang sangat menarik yang bisa memberikan inspirasi bagi kita supaya calon konsumen segera melakukan pembelian.Ada seorang penyanyi terkenal (penyanyi A) tingkat dunia yang akan didatangkan di suatu negara berkembang dalam sebuah konser besar, kemudian mulai dilakukan berbagai bentuk aktivitas pemasaran mulai dari brosur,iklan radio,iklan TV,poster hingga billboard yang sangat besar di dekat jalan utama.

Kemudian ada sekelompok anak muda penggemar penyanyi A tersebut ingin membeli tiket konsernya. Namun hanya selang beberapa hari kemudian, ternyata penyanyi B yang bertaraf internasional juga akan mengadakan konser di negara tersebut.Ternyata sekelompok anak muda tersebut juga penggemar berat dari penyanyi B.

Namun kali ini konser penyanyi B membuat penawaran yang sangat dahsyat, yaitu ?Penyanyi Kelas dunia (si B) akan mengadakan konser akbar di negara kita ini pada tanggal .... di ..... Bagi Anda yang membeli tiket dari tanggal 1?10 bulan ini akan mendapatkan harga yang sangat spesial serta hadiah dari sponsor yang sangat spesial dan tempat sangat terbatas.Segera beli tiketnya,dapatkan harga yang sangat spesial dan dapatkan hadiah yang sangat spesial dari sponsor.




Segera hubungi: ....(Di dalamnya ditunjukkan pula gambar hadiah spesialnya: mungkin bisa handphone, CD album penyanyi B terbaru dengan tanda tangan aslinya, atau hadiah spesial lain). Sementara itu, promosi penyanyi A hanya memberikan informasi tentang jadwal acara, lokasi, dan tempat pembelian tiketnya, tidak memberikan penawaran apa pun dan batasan waktunya,bahkan dengan harga tiket yang lebih tinggi. Menurut Anda, kira-kira tiket konser penyanyi mana yang akan dibeli terlebih dulu oleh sekelompok anak muda tersebut?

Penyanyi A atau B? Bukan hanya sekelompok anak muda tersebut, mungkin saja kita juga bisa memilih untuk membeli tiket penyanyi B dengan segera karena antara lain ada kejelasan manfaat membeli dengan segera,ada batasan waktunya,dan ada sesuatu yang "bernilai besar" jika melakukan pembelian dengan segera.

Sekarang saya ingin bertanya kepada Anda : Apakah Anda ingin mengetahui: Cara agar UANG MENGEJAR KITA? Bagaimana MEMPUNYAI PETERNAKAN UANG? Bagaimana MEMULAI USAHA TANPA MODAL? Bagaimana memulai usaha dengan kemungkinan BERHASIL 98 persen? Apakah Anda mau saya dampingi setiap hari dan saya berikan cara-caranya tersebut? HANYA UNTUK ANDA YANG ACTION HARI INI AKAN MENDAPATKAN HADIAH SANGAT SPESIAL DARI SAYA,YAITU GRATIS SEMINAR SAYA SELAMA 3 HARI.

Jika Anda ingin tahu caranya, silakan praktik sekarang juga. Letakkan koran ini sebentar, kemudian ambil handphone Anda sekarang juga. Lalu buka "new SMS", ketik REG (spasi) TDW dan kirim ke 6876,maka setiap hari saya akan memberikan informasi penting bagi Anda dan langkah demi langkah supaya Anda bisa menjadi lebih kaya dan sukses.

Apakah Anda sudah melakukan langkah-langkah yang saya sarankan di atas? Inilah kekuatan dari penawaran yang bisa Anda praktikkan juga dalam bisnis Anda. Berikan penawaran yang sangat sensasional, ada batas waktu, dan harus diingat selalu bahwa produk/jasa yang Anda tawarkan juga bisa benar-benar memberikan manfaat positif kepada banyak orang.

Jika Anda mempunyai kisah kesuksesan karena telah membaca & mempraktikkan ilmu yang saya ajarkan dalam bukubuku saya atau karena hasil mengikuti seminar-seminar saya, segera kirim cerita kesuksesan anda ke tungdw@dahsyat.com dan untuk kisah sukses yang inspirasional akan saya tampilkan di buku saya selanjutnya. Ini merupakan kesempatan emas Anda pula untuk sekaligus mempromosikan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

* TUNG DESEM WARINGIN

Pertahankan Polis Anda demi Proteksi yang Optimal

Fakta menunjukkan bahwa industri asuransi dan reasuransi adalah industri global yang memiliki peran serta fungsi penting di era ekonomi modem. Fakta ini di dapat dari konferensi tingkat tinggi (KTT) negara-negara Kelompok 20 (G-20). Di KTT tersebut, para kepala negara anggota G-20 menerima matriks rekomendasi industri asuransi yang disampaikan melalui Geneva Association.

Krisis yang menekan dinamika ekonomi di seluruh dunia tidak mengganggu mekanisme kegiatan dan proses transfer risiko antara nasabah individu dan nasabah korporasi dengan perusahaan asuransi. Fakta kuat ini menunjukkan bahwa pasar asuransi dan reasuransi tetap beroperasi secara normal.

Model bisnis dan sistem pengelolaan risiko antara industri asuransi dan reasuransi terus berkembang. Ini memungkinkan industri asuransi bekerja dan beroperasi secara efektif di tengah krisis.

Dalam kondisi begitu banyaknya ketidakpastian, mekanisme pembagian dan transfer risiko menjadi lebih penting. Korelasi antara pentingnya peran industri asuransi di dunia dengan kesadaran Anda dalam berasuransi pun menjadi esensial. Tindakan Anda dalam membeli polis asuransi jiwa sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga dan perusahaan merupakan langkah yang penting dan strategis.

Selanjutnya, pertahankan polis yang sudah Anda miliki sehingga polis tersebut bisa bekerja dan melindungi seluruh keluarga serta perusahaan secara maksimal. Langkah ini amat penting untuk mengatasi risiko keuangan yang semakin besar dan kompleks di kemudian hari.

Antisipasi di saat Krisis

Mungkin, karena satu kebutuhan yang mendesak atau kondisi lain, Anda sedang mencari solusi untuk memperkecil pengeluaran keuangan di saat krisis saat ini. Kalau solusi Anda ialah membatalkan polis asuransi yang sedang berjalan, saya amat menyarankan agar Anda mempertimbangkan kembali solusi tersebut. Mengapa demikian? Pembatalan polis yang sedang berjalan bisa menimbulkan empat konsekuensi yang merugikan Anda.

Pertama, bila Anda membatalkan sebuah polis asuransi dan nantinya Anda berharap untuk mengambil polis asuransi pada kesempatan mendatang, dapat dipastikan bahwa Anda akan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kembali. Statistik menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia status kesehatan semakin memburuk. Atau, kondisi kesehatan di masa depan lebih buruk ketimbang kondisi saat ini.

Akibatnya, Anda akan membayar yang lebih mahal. Atau, Anda bahkan tidak layak sama sekali untuk membeli sebuah polis asuransi risiko keuangan di kemudian hari menjadi beban Anda sendiri.

Kedua, jumlah premi asuransi yang harus Anda bayar otomatis akan bertambah seiring dengan bertambahnya usia Anda. Bahkan, tarif premi yang Anda bayar saat ini bisa jadi tidak akan cukup bila nantinya Anda membeli polis asuransi yang sama dengan pertanggungan yang sama pula.

Ketiga, umumnya polis asuransi memiliki klausul inkontestibilitas. Esensinya, setelah sebuah polis asuransi jiwa berjalan sepanjang tahun tertentu (umumnya 2 atau 3 tahun), perusahaan asuransi tidak akan melakukan "kontes" terhadap klaim yang Anda ajukan, kecuali bila pembayaran premi Anda tertunda. Bila Anda membatalkan polis Anda saat ini, dan nantinya Anda akan membeli polis asuransi yang sama, polis Anda yang baru terpaksa akan mengalami periode kontestabilitas yang baru.

Keempat, polis jenis tertentu mengenakan biaya bila Anda membatalkan polis sebelum tanggal jatuh tempo.

Itu sebabnya, sebelum Anda berniat melakukan pembatalan terhadap polis yang Anda miliki, konsultasikan hal itu dengan agen asuransi jiwa yang bersertifikasi AAJI. Sekali Anda memproteksi diri dengan polis itu tetap melekat dalam diri Anda dan keluarga demi kesejahteraan dan kebahagiaan di masa depan.

Bagaimana dengan Anda yang saat ini belum berasuransi? Atau, sejauh mana urgensi bagi Anda yang saat ini sedang mempertimbangkan diri untuk memperlengkapi dengan polis asuransi jiwa? Sebelum semuanya terlambat, terlebih di masa krisis seperti saat ini, Anda perlu mengambil keputusan untuk segera memproteksi diri, keluarga, dan perusahaan dengan asuransi jiwa.

Setidaknya ada dua alasan untuk tidak menunda pembelian polis asuransi jiwa, yakni (1) risiko munculnya kematian, kemalangan, dan malapetaka secara tak terduga; (2) kondisi kesehatan Anda yang amat dipengaruhi oleh faktor usia dan riwayat kesehatan.

Pertama, Anda tidak pernah bisa menduga kapan terjadinya kematian, kemalangan, dan malapetaka di sekitar kehidupan ini. Rangkaian peristiwa itu bisa terjadi seketika dan sering tanpa aba-aba sebelumnya.

Dengan mekanisme asuransi, risiko keuangan tersebut ditransfer ke perusahaan asuransi dan selanjutnya akan dibagi bersama dengan perusahaan reasuransi. Perusahaan asuransi akan membayarkan santunan uang pertanggungan untuk mengatasi masalah keuangan tersebut.

Kedua, kondisi kesehatan Anda saat ini sangat terkait dengan usia dan riwayat kesehatan. Ketika Anda menunda keputusan untuk membeli asuransi sampai beberapa tahun yang akan datang, secara otomatis besarnya premi yang harus dibayar pada beberapa tahun ke depan menjadi lebih besar seiring dengan bertambahnya usia. Itu sebabnya, sesegera mungkin putuskan untuk membeli polis asuransi jiwa demi kesejahteraan Anda dan keluarga. (*)

Tung Desem Waringin

Cara Efektif Memacu Pembelian Produk-Jasa

Pernahkah Anda melihat iklan di televisi, koran, majalah, internet, dan sebagainya, kemudian Anda saat itu juga tertarik dengan produk atau jasa yang diiklankan?

Lalu, saat itu juga (atau dalam jangka waktu yang singkat) memutuskan untuk membelinya? Mengapa hal tersebut bisa terjadi pada diri Anda atau orang lain; yaitu ketika seseorang melihat suatu iklan atau suatu bentuk penawaran dari suatu perusahaan, mereka sangat berminat untuk sesegera mungkin melakukan pembelian?

Hal tersebut di antaranya disebabkan oleh terpenuhinya tingkat kebutuhan manusia yang dapat membangkitkan keinginan seseorang untuk melakukan suatu tindakan, mengambil keputusan atau pembelian.

Seperti pernah saya sampaikan, menurut Anthony Robbins (yang kemudian saya kembangkan dan modifikasi), setidaknya ada enam kebutuhan manusia. Kebutuhan pertama, manusia membutuhkan kepastian dan kenyamanan.Pada dasarnya manusia membutuhkan kepastian dan kenyamanan dalam hidupnya. Demikian pula halnya yang sering dipikirkan seseorang ketika ingin membeli suatu barang atau jasa tertentu.

Prinsip kebutuhan yang pertama ini dapat diterapkan dalam bisnis yang kita lakukan, di antaranya dengan memberikan garansi uang kembali jika pembeli tidak puas dengan barang atau jasa yang dibelinya. Hal itu pula yang mendasari pemikiran saya untuk menerapkannya di setiap perusahaan yang saya coach, di antaranya di sebuah toko busana di Tanah Abang, Jakarta. Pada saat itu,saya meminta pemilik toko untuk memasang displai bertuliskan: ?Garansi uang kembali, apabila dalam tujuh hari Anda merasa tidak puas, uang Anda akan kami kembalikan 100%?.

Kebutuhan kedua, manusia memerlukan variasi atau ketidakpastian. Selain membutuhkan kepastian dan kenyamanan, manusia juga membutuhkan variasi atau ketidakpastian. Misalnya, orang suka nasi goreng kemudian diberi nasi goreng kesukaannya setiap hari selama tiga bulan berturut-turut, apa yang terjadi? Bisa jadi orang tersebut menjadi bosan dan mungkin malah tidak mau makan nasi goreng lagi. Kebutuhan ketiga, manusia membutuhkan kebersamaan, cinta, koneksi atau hubungan (relationship).

Dengan demikian, jika dalam iklan kita menuliskan, ?Ini adalah produk terlaris?ada kecenderungan orang-orang lain untuk ikut-ikutan. Sering ada tipe orang yang bingung dalam mengambil keputusan karena mereka mencari referensi. Ketika diberi tahu bahwa ini produk yang terlaris, mereka pun lebih mudah mengambil keputusan.

Contoh sebuah testimoni yang saya terima: ?Terima kasih Pak Tung, penjualan saya naik 200%, ketika saya tempel tulisan terlaris, ternyata produk tersebut jadi yang terlaris sungguhan?.

Kebutuhan keempat, manusia juga membutuhkan sesuatu yang eksklusif atau berbeda sehingga tidak jarang mereka berani membayar mahal agar tampak berbeda dari orang lain. Untuk hal ini, kita bisa membuat iklan,misalnya: ?Ini adalah produk eksklusif, tinggal dua set lagi?. Produknya memang kita batasi stoknya sehingga harganya bisa kita patok lebih tinggi. Kebutuhan kelima, selain memerlukan sesuatu yang berbeda, manusia juga membutuhkan sesuatu untuk menjadi lebih baik.

Contohnya, kita bisa membuat iklan seperti ini: ?Sudah saatnya Anda mengganti mobil Anda dengan yang lebih baik?. Dengan membeli mobil yang lebih baik,misalnya model/seri yang lebih baik, seseorang akan merasa tingkat kehidupannya semakin baik dan orang lain pun dapat mengetahui hal itu dengan melihat atau mengetahui mobil yang dimilikinya. Kebutuhan keenam, manusia juga membutuhkan rasa berarti (bermakna) dalam hidupnya.

Hal ini bisa diwujudkan dalam bentuk memberi sumbangan kepada orang lain.Contoh iklan yang bisa digunakan untuk hal ini adalah: ?Dengan membeli produk ini, berarti Anda sudah turut menyumbang fakir miskin dan korban bencana alam?. Oleh karena itu, dalam membuat iklan, promosi ataupun melakukan penawaran dalam pemasaran produk atau jasa Anda, kembangkanlah dan modifikasi keenam kebutuhan dasar manusia tersebut.

Dengan demikian, Anda akan mampu menyentuh target market dengan lebih efektif. Yang lebih penting lagi, Anda akan mampu untuk menggerakkan seseorang melakukan pembelian.

Lalu jika Anda mempunyai kisah kesuksesan karena telah membaca dan mempraktikkan ilmu yang saya ajarkan dalam buku-buku saya atau karena hasil mengikuti seminar-seminar saya, segera kirim cerita kesuksesan Anda ke: tungdw@dahsyat.com dan untuk kisah sukses yang inspirasional akan saya tampilkan di buku saya selanjutnya dan ini merupakan kesempatan emas Anda pula untuk sekaligus mempromosikan produk atau jasa yang Anda tawarkan. (*)

Tung Desem Waringin
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005 (Koran SI/Koran SI/rhs)

Hidup ini cuma satu kali

"Hidup ini cuma satu kali... namun di dalamnya terdapat
berjuta peluang, berjuta kesempatan dan berjuta konsekuensi
yang menyertai setiap keputusan, tindakan, bahkan pemikiran
seorang manusia"


Apa makna dari ungkapan yang sering kita dengar bahwa hidup ini
hanya satu kali? Tidak lain mengisyaratkan kita untuk ambil bagian
dalam phase aktif kehidupan pada saat ini, dan juga menghindarkan
diri dari keputusan dan tindakan yang akan kita sesali di kemudian
hari.

Sering kali kita melihat bahwa di pasaran telah ada banyak pihak lain
yang tampak lebih ahli, lebih berpengalaman, lebih dikenal luas dan
telah lebih banyak menghasilkan karya-karya & pencapaian, dimana
ternyata hal-hal tersebut sama sekali bukan menjadi halangan bagi kita
untuk berkarya dan mempersembahkan yang terbaik bagi orang lain,
karena sama seperti mereka yang telah lebih dulu terjun, masa sekarang
ini adalah waktu yang sama tepatnya bagi kita untuk berkarya & berkontribusi.

Jadi kapan tepatnya kita sudah tidak pada waktunya untuk berkarya dan
berkontribusi? Tentunya saat kita sudah tidak bernafas lagi di muka bumi
ini, dan ketika saat itu terjadi, alangkah baiknya bila kita sudah melakukan
berbagai tugas, kontribusi, upaya, dan terutama tindakan yang diperlukan
untuk memberikan hal yang berguna bagi sesama manusia dan generasi selanjutnya, sebagaimana banyak pendahulu kita yang mewariskan hal-hal
baik dan berguna sebagai buah karya semasa periode aktif kontribusi mereka
pada masanya lalu.

Jadi, tunggu apa lagi, mari kita 'jeburkan' diri ke dalam upaya, aktivitas, dan
keputusan yang membawa hasil positif - pencapaian bagi diri kita dan juga
kontribusi bagi sesama manusia, karena saat ini kita sedang dalam phase
yang tepat untuk hal-hal tersebut, berkaitan dengan hidup kita yang "cuma
1 kali" ini... dan singkat pula... Jadikan setiap hari berharga, bermanfaat,
berbahagia dan bertanggung jawab bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitar
kita.

Cara Menjual Es Krim Seharga USD1.000!

APAKAH Anda menyukai es krim? Merek apa yang Anda sukai dan mengapa Anda memilihnya? Apa alasannya? Bagi sebagian orang yang menyukai es krim, mungkin salah satu pertimbangannya adalah merek es krimnya, bentuknya, atau mungkin juga karena rasanya.


APAKAH Anda menyukai es krim? Merek apa yang Anda sukai dan mengapa Anda memilihnya? Apa alasannya? Bagi sebagian orang yang menyukai es krim, mungkin salah satu pertimbangannya adalah merek es krimnya, bentuknya, atau mungkin juga karena rasanya.

Jika Anda memang penggemar es krim kemudian diberi informasi untuk membeli es krim seharga USD1.000 (lebih kurang Rp10 juta) per gelasnya, apakah Anda mau membelinya? Mungkin dari Anda ada yang bertanya, "Mana mungkin ada es krim yang harganya semahal itu?" Atau mungkin ada yang mengatakan, "Mana ada orang mau membeli es krim semahal itu?" Mungkin pula banyak orang akan bertanya-tanya jika ditawari es krim seharga Rp10 juta per gelasnya.

Di dalam Marketing Revolution, sebenarnya kita bisa menjual suatu barang atau jasa dengan harga yang tinggi sekalipun dan orang tetap ada yang mau membelinya asalkan produk atau jasa yang kita tawarkan antara lain mampu membuat penawaran yang luar biasa menariknya. Penawaran dilengkapi detail proses pembuatan dan bahan produk. Berikutnya, dikomunikasikan dengan cara yang tepat.

Ini akan membuat orang semakin yakin akan apa yang mereka beli. Sebagai contohnya, apakah Anda pernah mendengar Golden Opulence Sundae? Itulah nama es krim termahal di dunia seharga USD1.000 . Ternyata meskipun es krim tersebut sangatlah mahal, tetapi tetap saja ada pembelinya. Mengapa es krim semahal itu tetap saja dibeli konsumen?

Salah satu penyebabnya karena penjual es krim tersebut senantiasa memaparkan dengan detail proses dan apa saja bahan untuk membuat 1 gelas Golden Opulence Sundae. Kemudian dikomunikasikan dengan cara yang tepat. Golden Opulence Sundae terdiri atas bahan-bahan yang sangat bermutu dari berbagai penjuru dunia,mulai dari sendoknya yang terbuat dari emas 18 karat,kemudian gelasnya berupa crystal goblet (gelas minum berbentuk piala) seperti yang digunakan di Vatikan.

Kemudian, di dalam gelas diletakkan edible gold leaf(lembaran emas) 23 karat. Golden Opulence Sundae diracik dari kombinasi bahan termahal yang sangat langka, yaitu amedei porceleana. Berikutnya, cokelat yang sangat langka Chuao chocolate yang berasal dari pulau kecil di Venezuela. Bahan-bahan ini kemudian dimasukkan ke dalam es krim tahitian vanilayang spesial.Es krim diselimuti dengan kertas emas (asli) yang bisa dimakan dan candied fruit dari Paris yang sangat lezat.

Tidak cukup itu, ditambahkan juga almondyang dibungkus emas 23 karat dan dihiasi dengan sugar flower. Ditambah dengan kaviar yang sangat mahal Grand Passion Caviar. Sebagai sentuhan akhir, diberi taburan emas murni. Apakah Anda bisa membayangkan bentuk es krim yang seperti itu? Mungkin memang tidak setiap saat es krim itu terjual (seperti es krim pada umumnya).

Dengan bisa menjual es krim tersebut, setidaknya tempat atau pengusaha es krim tersebut mulai mendapat publisitas yang baik. Ini memungkinkan pula produknya yang lain (yang lebih murah) akan bisa semakin laku terjual. Walau hanya laku 10 setahun, es krim ini membuat restorannya terkenal, mendapat Guinness World Record, plus dapat publisitas gratis. Anda mau beli? Ini alamatnya: 225 East 60th Street, New York.

Cara seperti ini juga bisa kita praktikkan dalam bisnis yang kita jalankan. Berikan nilai tambah yang sangat luar biasa pada produk atau jasa Anda, komunikasikan nilai tambahnya dengan cara yang tepat, kemudian faktor itu kalikan (antara lain dengan publisitas, diliput berbagai media karena ada unsur unik, ada nilai tambah, dan layak berita). Saatnya untuk berpraktik, semoga sukses. Salam dahsyat.(*)

TUNG DESEM WARINGIN
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia
The most Powerful People and Ideas in Business 2005

Marketing Revolution, Iklan Televisi yang Efektif

PERNAHKAH Anda melihat suatu tayangan iklan di televisi, tapi Anda tidak paham apa maksudnya? Padahal, iklan tersebut sudah Anda lihat beberapa kali. Mungkin bukan hanya Anda yang pernah mengalami ini.

Cukup banyak orang yang merasa tidak begitu jelas apa sebenarnya maksud suatu iklan atau apa yang ditawarkan iklan itu. Seperti kita ketahui, iklan televisi biasanya hanya berdurasi 5?60 detik, meski ada juga yang lebih dari itu.Dalam waktu sangat singkat itu orang yang melihat seharusnya mampu menangkap pesan atau apa yang dimaksudkan dari iklan tersebut.

Lebih penting lagi,seharusnya yang melihat tahu apa yang ditawarkan dari iklan itu. Sebab, jika kita membuat iklan televisi, yang sangat perlu diperhatikan adalah apa yang sebenarnya kita tawarkan kepada calon konsumen. Sebagaimana kita tahu, meski hanya beberapa detik,biaya tayang iklan televisi mencapai puluhan juta rupiah, bahkan lebih (tergantung dari waktu tayang dan ratingacara).

Karena itu, dalam durasi yang singkat itu sebaiknya dalam membuat iklan televisi kita mempertimbangkan fokus marketing revolution, yaitu menciptakan penawaran yang begitu menarik dan bisa dipercaya. Untuk menciptakan penawaran yang menarik dan bisa dipercaya, sangat penting bagi kita memahami bagaimana manusia merespons sebuah penawaran.

Begitu kita mengetahui formula ini,maka akan sangat mudah untuk menciptakan penawaran yang menarik dan bisa dipercaya. Ketika seseorang menerima penawaran, dia akan bertanya kepada diri sendiri. Apa yang Anda tawarkan? Berapa harganya? Apakah benefit untuk saya? Varian dari pertanyaan ini, apakah kenikmatan yang ditawarkan lebih besar daripada kesengsaraan yang harus diberikan?

Apakah nilai yang didapatkan lebih besar dari nilai yang harus dibayarkan? Apakah perceivedvalueyang ditawarkan lebih besar dari risiko yang harus dijalani? Apakah laba yang dihasilkan lebih besar dari uang yang harus dikeluarkan? Pertanyaan selanjutnya, mengapa saya harus percaya kepada Anda? Terakhir, mengapa saya harus membeli sekarang?

Orang selalu menimbang antara positif dan negatif. Bila kenikmatan/positifnya lebih besar dibanding negatifnya/risikonya, atau bahkan risikonya menjadi nol, maka kemungkinan orang itu membeli akan lebih tinggi. Dengan bekal ini, penawaran yang sangat menarik dan bisa dipercaya dibuat dengan dua cara.

Pertama, meningkatkan kenikmatan/ perceived value/ return on investment/hal-hal yang positif. Kedua, mengurangi atau meniadakan keberatan/kesengsaraan/ risiko/hal-hal negatif. Jadi, sebisa mungkin kita harus mempertimbangkan halhal tersebut dalam membuat iklan televisi (atau iklan dengan media lainnya).

Alhasil, dengan anggaran yang tersedia serta durasi iklan yang singkat sekalipun kita bisa menghasilkan respons lebih positif dan efektif, yang akhirnya mampu membuat seseorang membeli (dengan segera) apa yang kita tawarkan alias melakukan real action sesuai pesan yang kita sampaikan dalam iklan.

Jika Anda punya kisah sukses setelah membaca dan mempraktikkan ilmu yang saya ajarkan, segera kirim cerita sukses Anda ke: tungdw@dahsyat. com. Kisah sukses yang inspirasional akan saya tampilkan di buku saya selanjutnya. Ini sekaligus kesempatan emas untuk mempromosikan produk atau jasa yang Anda tawarkan. (*)

Tung Desem Waringin
Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005�� (Koran SI/Koran SI/rhs

Sebuah PENSIL

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,

“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.”

“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.

Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.” Ujar si cucu.

Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”

“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”

Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya”.

“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.

“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

“Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.

“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.

Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah di atas…

Makan Gaji Buta

Suatu pagi seorang pegawai memutuskan untuk menghadap atasannya menyampaikan maksud hati dan segala uneg-unegnya untuk meminta kenaikan gaji. Atasannya kemudian tertawa, mempersilahkannya untuk duduk dan berkata, “Ha… ha… ha…, dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja untuk perusahaan ini meskipun satu hari! Masa sekarang mau minta naik gaji?”


Tentu saja sang pegawai sangat terkejut mendengar hal itu namun atasannya segera meneruskan.. .

Atasan : “Coba katakan ada berapa hari dalam setahun?”
Pegawai: “365 hari dan kadang-kadang 366 hari.”
Atasan : “Betul, sekarang ada berapa jam dalam sehari?”
Pegawai: “24 jam.”
Atasan: “Berapa jam kamu bekerja dalam sehari?”
Pegawai: “Dari jam 08:00 s/d 16:00 jadi 8 jam sehari.”
Atasan : “Jadi, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?”
Pegawai: “(mulai ngitung dalam hati… 8/24 jam = 1/3) Sepertiga!”
Atasan : “Wah pinter kamu! Sekarang berapakah 1/3 dari 366 hari?”
Pegawai: “122 (1/3×366 = 122 hari).”
Atasan : “Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Berapa jumlah hari Sabtu dan Minggu dalam setahun?”
Pegawai: “52 hari Sabtu ditambah 52 hari Minggu = 104 hari.”
Atasan : “Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?”
Pegawai: “18 hari.”
Atasan : “Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap tahun… Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yang tersisa itu berapa hari yang tinggal?”
Pegawai: “6 hari.”
Atasan : “Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “4 hari.”
Atasan : “Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?”
Pegawai: “Tidak, Pak!”
Atasan : “Jadi sekarang berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “2 hari.”
Atasan : “Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra’ Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa Almasih, Proklamasi.. ., berapa hari yang tersisa?”
Pegawai: “??? Gak ada sisa, Pak.”
Atasan : “Jadi sekarang anda mau menuntut apa?”
Pegawai: “Saya mengerti pak, sekarang saya sadar bahwa selama ini saya sudah makan gaji buta dengan tidak bekerja sedikit pun. Saya minta maaf, Pak.”
Atasan : “Ya udah sana dan jangan coba-coba minta naik gaji lagi yah!”



-dari millist-

Berhenti menjadi GELAS!

-


Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.

“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.

“Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru.

“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.



“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.

“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

“Sekarang kau ikut aku” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.

“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya.

“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”

“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.

Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”

“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.

“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Tuhan, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”

Si murid terdiam, mendengarkan.

“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ”hati” yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.”

Eksekutif bergaji Rp 8,8 M bangkrut, kini jadi pengantar Pizza

Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman tampaknya nyaris sempurna. Lulus dengan gelar sarjana S-1 dan MBA (Master of Business Administration) dari universitas bergengsi UCLA ( University of California ), Karpman langsung mendapat kerjaan dengan gaji yang menggiurkan sebagai pialang saham. Dia pun bisa menikahi perempuan idamannya, Stephanie dan dikarunai dua anak. Mereka pun rutin berlibur ke tempat-tempat mahal di penjuru dunia.

Setelah 20 tahun meniti karir sebagai pialang, Karpman pun naik jabatan menjadi eksekutif perusahaan. Gajinya pun naik menjadi US$750.000 (sekitar lebih dari Rp 8,8 miliar) per tahun. “Saat itu hidup begitu indah. Kami bisa cetak banyak uang. Entah mengapa situasi itu kok tidak berlanjut?” kata Karpman dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi
ABC.

Dari segala sisi, Karpman dan keluarga saat itu hidup dalam “Impian Amerika” (American Dream). Mereka tinggal di sebuah rumah besar di kota Tampa , Florida . Rumah mereka pun dilengkapi lapangan golf. “Saat itu saya sudah tidak tahu berapa harga barang-barang di toko. Pokoknya, tinggal bawa troli dan ambil saja,” kata Karpman.

Dia pun begitu percaya diri dengan kemampuannya mencetak banyak uang. Maka, tahun 2005 dia meninggalkan perusahaan tempat dia bekerja dan membuat usaha sendiri yang sejenis.Untuk mendirikan perusahaan sendiri sekaligus meningkatkan taraf hidup, dia Karpman dengan enteng mengeluarkan dana US$500.000 dari tabungannya. . Seperti kebiasaan orang-orang Amerika, Karpman juga mengajukan kredit dalam jumlah besar dengan jaminan rumah.


Namun, badai krisis keuangan menerpa Amerika Serikat (AS). Karpman tak mampu menarik investor, sehingga perusahaannya bubar. Sejak saat itu, dia menjadi penganggur dan sulit mendapat kerja. Padahal, di masa lalu, Karpman tak perlu pusing mencari kerja. “Dulu, saat menjalani tes wawancara kerja, saya bisa jadi bersikap kurang ajar, karena justru sayalah yang sering menanyai si pewawancara, apakah perusahaannya cukup layak mempekerjakan saya,” kata Karpman dalam wawancara yang ditayangkan di laman stasiun televisi ABC. “Sekarang, justru saya yang kini berharap-harap minta kerja sambil memegang topi di tangan,”

Saat dia susah mendapat kerja, tabungannya ludes untuk keperluan hidup sehari-hari dia dan keluarga. Bahkan, keluarga Karpman kini harus menanggung utang ratusan ribu dolar dan rumah mewah terancam
disita pihak kreditur. Mereka pun tak mampu menanggung biaya pendidikan anak-anak di sekolah swasta yang mencapai US$30.000 (Rp 352,3 juta). Namun mereka bersyukur ada seorang dermawan yang membantu membiayai uang sekolah anak-anak mereka hingga tahun depan.

Maka, Karpman sudah bertekad, kerja apapun akan dia lakukan, asalkan mendapat uang. Dia pun bersedia turun derajat. Karpman tak lagi mencari posisi-posisi yang tinggi, maka dia sempat melamar sebagai bartender (peramu minuman), namun ditolak. Istrinya, Stephanie, kini juga akan menjual baju-bajunya yang bertumpuk-tumpuk di lemari pakaian di toko-toko loak.

Akhirnya Karpman mendapat kerjaan baru. Namun, bukan lagi sebagai eksekutif, melainkan sebagai pengantar pizza (roti isi khas Italia) di restoran Mike’s Pizza Deli di kota Clearwaer. Pemilik restoran, Mike Dodaro, bingung saat melihat Karpman datang ke tempatnya untuk wawancara kerja dengan mengendarai mobil mewah Mercedes Benz. Dodaro pun terkejut saat membaca CV (riwayat pendidikan dan pekerjaan) Karpman. Untuk menjadi pengantar pizza dari rumah ke rumah tak perlu harus bergelar MBA dan berpengalaman sebagai manajer pialang saham. Dengan kata lain, Karpman tergolong over-qualified (bobot pendidikan dan pengalaman kerja terlalu tinggi untuk posisi kerja yang dia lamar). Namun, Karpman tetap mengambil lowongan itu. Dia rela kini digaji US$7,29 atau sekitar lebih dari Rp.85.000,- per jam - belum termasuk tips.

Karpman pun tak peduli dengan reaksi istrinya yang kaget dengan profesi suaminya saat ini. >”Menurut saya, yang paling buruk adalah saat datang ke teman sambil berkata, ‘ boleh pinjam uangmu? Menjadi pengantar pizza pun sudah kemajuan,” lanjut Karpman.

Sekali lagi menyadarkan para PEKERJA apapun PANGKATNYA agar selalu mawas diri, ingat nanti. PHK itu bisa muncul kapan saja, maka jangan terlena dengan fasilitas yang saat ini MASIH Anda pinjam.

Memilih Asuransi Perlindungan

SEDIA payung sebelum hujan. Itulah ungkapan yang tepat bila kita memiliki perencanaan matang dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk termasuk dalam hal pembiayaan kesehatan. Di zaman yang serba kompleks, memiliki asuransi kesehatan tampaknya semakin penting mengingat biaya perawatan dan pengobatan penyakit semakin mahal dan tidak terduga.

Namun begitu, memilih asuransi yang tepat juga tak kalah penting supaya Anda tidak dirugikan kelak. Nah, berikut ini adalah paparan singkat Dr Samsuridjal Djauzi dalam rubrik konsultasi kesehatan yang dimuat Harian Kompas, Minggu (22/6). Dr Samsuridjal mengemukakan pandangannya mengenai hal apa saja yang perlu dicermati sebelum memilih asuransi kesehatan :

Pertanyaan :
Mertua saya yang berumur 61 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas dan perlu menjalani operasi otak. Untunglah operasi berjalan baik dan beliau sudah sehat kembali.

Hanya saja, beliau terpaksa menguras tabungan beliau yang dikumpulkan bertahun-tahun karena biaya rumah sakit mencapai Rp 20 juta. Saya tak dapat membayangkan sekiranya beliau tak punya tabungan, bagaimana kesulitan yang akan dihadapi.

Saya baru menikah setahun lalu. Meski keluarga kami baru, kami merencanakan menjadi nasabah asuransi kesehatan. Kami merasa biaya kesehatan dewasa ini semakin lama semakin mahal dan biaya tersebut tak dapat diduga. Kami telah mengasuransikan mobil, karena itu sudah sepantasnya kami juga masuk asuransi kesehatan. Bukankah kesehatan adalah nikmat Allah yang amat berharga yang perlu dijaga dengan baik?

Sudah cukup lama kami merencanakan masuk asuransi kesehatan dan kami telah menghubungi beberapa perusahaan. Meski begitu, kami masih mengalami kesulitan dalam memilih asuransi kesehatan ini. Kami bersikap hati-hati karena kami khawatir salah pilih. Dari segi dana kami mempunyai kelonggaran. Saya dan istri bekerja sehingga mempunyai kelapangan dana membayar premi asuransi.

Kami berhati-hati terutama setelah banyak mendengar keluhan peserta asuransi yang kecewa dengan layanan asuransi kesehatan di Indonesia. Beberapa kenalan kami bahkan memilih masuk asuransi kesehatan asing atas pertimbangan lebih dapat dipercaya dan cakupan layanannya lebih luas. Tampaknya layanan asuransi kesehatan di Indonesia meragukan. Apa yang dijanjikan tak sesuai dengan layanan yang diberikan.

Katanya, pada waktu menawarkan polis asuransi petugas menggambarkan semuanya mudah. Jika jatuh sakit nasabah cukup memikirkan sakitnya saja dan perusahaan asuransi yang akan membereskan semua biaya. Pada pelaksanaannya, banyak pengecualian yang harus diperhatikan.

Sebagai dokter yang sering melayani pasien yang mempunyai asuransi kesehatan, apakah Dokter dapat merekomendasikan perusahaan asuransi kesehatan yang baik? Apa saja yang harus diperhatikan sebelum memilih suatu asuransi kesehatan? Nasihat Dokter kami perlukan karena bidang saya adalah keuangan, sedangkan istri arsitek. Jadi, kami kurang memahami asuransi kesehatan. Terima kasih atas penjelasan Dokter.

M di J

Jawaban :
Niat Anda dan istri mempunyai asuransi kesehatan amatlah baik. Salah satu masalah dalam pelayanan kesehatan kita adalah pembiayaan kesehatan. Sekitar 70 persen penduduk Indonesia membiayai sendiri biaya dokter atau rumah sakit, padahal biaya kesehatan terus meningkat. Semakin canggih teknologi kedokteran semakin mahal biaya kesehatan.

Peningkatan biaya kesehatan tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Faktor yang meningkatkan biaya adalah harga obat, peralatan kedokteran, serta honorarium dokter, walaupun sebenarnya unsur honorarium dokter hanyalah merupakan bagian kecil dari biaya kesehatan secara keseluruhan.

Meski kita telah memelihara kesehatan dengan hati-hati, penyakit dapat datang tanpa diduga. Kecelakaan lalu lintas seperti yang dialami mertua Anda, misalnya, merupakan kejadian yang sering dialami keluarga di Indonesia, bahkan sekitar 30.000 orang meninggal setiap tahun karena kecelakaan lalu lintas. Jadi, amatlah bijaksana jika keluarga Indonesia membiasakan diri melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Dengan teratur membayar premi, jika jatuh sakit akan dibantu asuransi kesehatan sehingga tak memberatkan pengeluaran keluarga. Kita sering menyaksikan keluarga yang harus berutang untuk membayar biaya rumah sakit.

Sebenarnya, menurut pengalaman saya, dewasa ini asuransi kesehatan di Indonesia sudah cukup baik. Dukungan asuransi kesehatan akan bergantung pada perjanjian antara nasabah dan perusahaan asuransi. Semakin besar premi yang dibayar semakin lengkap dukungan asuransi.

Oleh karena itu, Anda perlu mencermati cakupan dukungan asuransi kesehatan sebelum memilih asuransi kesehatan. Apakah cakupan tersebut meliputi layanan rawat jalan dan rawat inap? Adakah penyakit tertentu yang tidak dijamin perusahaan asuransi?

Pula perlu diperhatikan tempat layanan. Apakah Anda dapat memilih dokter atau rumah sakit yang dikehendaki ataukah terbatas pada rumah sakit yang telah ditunjuk? Semua harus diperhatikan, termasuk bila jaminan efektif mulai berlaku. Misalnya, ada asuransi kesehatan tertentu baru mulai menjamin setelah 30 hari setelah penandatanganan perjanjian.

Layanan asuransi kesehatan sekarang amat bervariasi. Di samping menawarkan jaminan pembiayaan sewaktu sakit, ada yang mengombinasikannya dengan layanan tertentu, misalnya premi yang dibayarkan sebagian akan diberlakukan sebagai tabungan atau investasi.

Sudah tentu tawaran ini menarik, tetapi biasanya premi asuransi yang ditawarkan juga akan lebih besar. Di samping itu, sebenarnya mereka yang ikut program asuransi dalam usia muda akan mendapat beberapa kemudahan, misalnya, tidak diperlukan pemeriksaan kesehatan dan juga perlu diingat premi asuransi akan meningkat dengan meningkatnya usia nasabah. Jadi, masuklah asuransi kesehatan pada usia muda.

Meski nanti Anda sekeluarga sudah menjadi nasabah asuransi kesehatan, pola hidup sehat harus tetap diamalkan. Sudah tentu lebih baik sehat daripada sakit meski biayanya ditanggung asuransi kesehatan. Jadi, jangan meninggalkan gaya hidup sehat meski telah menjadi nasabah asuransi kesehatan.

Saya memahami tantangan yang dihadapi keluarga muda Indonesia dewasa ini. Saya merasa bergembira keluarga Anda menempatkan kesehatan sebagai unsur penting yang perlu mendapat perhatian. Nah, saya berharap Anda sekeluarga akan sehat dan bahagia selalu. (Dr Samsuridjal Djauzi)

Sumber: http://www.kompas.com/



Sebesar dan sebatas apa rasa cinta anda terhadap keluarga dan orang orang yang anda sayangi..
.???

"DONT SAY YOU LOVE YOUR FAMILIY, IF YOU DONT HAVE ANY INSURANCE TO ENSURE THEIR LIVE AND FUTURE" (FREEDY PIELOR) GET PRUDENTIAL RIGHT N0W TO ENSURE YOUR LOVELY FAMILY