"Selalu ada 2 cara/pendekatan untuk mengatasi masalah, yaitu
dengan mengatasi gejalanya, atau dengan mengatasi akar
permasalahannya"
Contoh yang sederhana dan bersifat humor adalah ketika seorang
pasien datang ke praktek dokter spesialis dan bertanya, "Dokter,
bahu saya sakit sekali bila tangan saya angkat 90 derajat ke atas"
dan sang dokter menjawab "baik pak, bila demikian, jangan pernah
angkat tangan Anda ke atas seperti itu".
Dapat kita ketahui bahwa jawaban dokter tadi adalah salah satu cara
mengatasi permasalahan secara superficial atau sebatas kulit saja,
jadi tidak menyelesaikan akar permasalahan. Sama halnya dengan
bila seseorang sedang sakit gigi dan sakit kepala berkepanjangan,
dan ia mengkonsumsi parasetamol untuk pereda rasa sakit, namun
tidak menyelesaikan akar permasalahannya sendiri, misalnya dengan
mencabut gigi yang hampir tanggal.
Bagaimana dengan kehidupan sehari-hari? banyak dari kita yang
mengatasi masalah dengan sebatas menghilangkan gejala/symptomnya
saja, misalnya dalam permasalahan karir, keuangan, hubungan, kesehatan,
dll. Silakan Anda renungkan apakah selama ini Anda hanya menyelesaikan
symptom/gejala permasalahan semata ketimbang menyelesaikan sebuah
masalah sampai ke akar-akarnya?
Semoga bermanfaat dan Terima kasih atas perhatiannya, sukses selalu
untuk Anda sekalian dan sampai jumpa pada newsletter berikutnya.
Salam hormat,
W Oesman Wijaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar